Tahapah perkembangan berbicara bayi

Perkembangan berbicara bayi dan anak

  • Sekitar umur 7-8 bln bayi mulai bisa bersuara satu suku kata, misalnya:ma/pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 – 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya : ma-ma-ma-ma,pa-pa-pa-pa, da-da-da-da- , ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 – 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 – 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal : mimik,minum, pipis
  • Sekitar umur 15 – 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekirtar umur 16 – 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 – 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 – 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata : mimik cucu
  • Sekitar umur 24 – 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda, gambar
  • Sekitar umur 26 – 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang lain

(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)

Didapat dari milis balita anda

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

Baca juga:

Tags: , ,

Hanya Rp 40.000
kaos bayi Kids/Baby t-shirt with cute wording only at http://minimishop.com

5 Responses to “Tahapah perkembangan berbicara bayi”

  1. indra
    January 2nd, 2008 at 9:46 am

    kenapa anak saya kalau di ajari ngomong kok susah sekasli padahal umurnya sudah 3,5 tahun, kosakatanya terlalu sedikit kadang kalau mau bercerita sering mengunakan tangganya (isarat) tanpa di ajari, sewaktu umur 13 bulan sudah muali belajar ngomong, tapi lama lama sampai umur 3 tahun kosakatanya sering hilang,
    tapi skarang mulai berbicara walau masih satu satu

  2. Reader
    January 2nd, 2008 at 9:56 am

    Pak indra, apakah anak bapak dapat memahami perkataan bapak jika diajak bicara. Jika tidak (maaf sebelumnya) sepengetahuan saya, kemampuan berbicara bayi/anak itu sangat berkaitan sekali dengan respon mendengar. Tapi mudah2an masalahnya bukan pada respon pendengaran.

    Dicoba terus pak untuk dirangsang kemapuan bicaranyanya, dengan gerakan dan suara.

    jika dia minta sesuatu dengan bahasa isyarat, dicoba untuk tidak memberikan sesuatu tersebut sambil merangsang dia berbicara, setelah dia berbicara baru kita berikan apa yang dia minta.

    Untuk pastinya, bapak coba konsultasikan dengan DSAnya saja

  3. nanik
    October 23rd, 2008 at 4:56 pm

    anak saya berumur 20 bulan.sampai sekarang dia belum bisa bicara.bisanya cuma bilang bil kalo ada mobil atau sedang main mobil2an.tapi kalo diajak ngomong atau disuruh sepertinya dia mengerti, misalnya habis minum susu saya suruh dia untuk naruh botolnya di tempat cucian dia mau atau suruh buang sampah dia mau.yang saya pertanyakan kenapa sampai sekarang dia belum bisa ngomong?

  4. Yudho Indardjo
    April 7th, 2009 at 10:27 am

    Ibu Nanik, dan yang lain. Saya bukan ahli tentang anak, hanya sekedar sharing pengalaman. Anak saya kebetulan tidak sulit berbicara. Pengalaman saya ketika anak pertama mulai diusianya sekitar 9 bulan, saya tidak mengajarnya berbicara, tetapi memang mengajaknya berkomunikasi, terutama melalui suara. Pada saat saya berbicara dengan dia, selalu saya pancing dia untuk memperhatikan saya, saya ucapkan satu – dua kata perlahan-lahan dan berulang-ulang. Misalnya kata Mama atau Papa. Saya tidak mematok target berapa kata, juga tidak memaksa, hanya mengikuti mood-nya si-anak, dan tetap memonitor dari hari ke hari. Lalu suatu saat jika dia berhasil, kita beri perhargaan, berucap pelukan kasih sayang atau yang lain. Dan juga, misalnya dia berhasil mengucapkan kata “Papa”, kita harus merespon sungguh-sungguh, dengan datang segera setelah dipanggil. Saya rasa si anak akan merasakan efek atau keuntungan dengan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi.
    Well, ini hanya pengalaman saja. Mungkin bermanfaat.

  5. Purwanto
    December 29th, 2009 at 7:31 am

    Salam… mohon arahan… anak saya perempuan umur 15 bulan, anaknya aktif dan cepat tanggap dan mengerti. tetapi untuk berbicara BELUM BISA seperti anak sebaya… seringya kalau memanggil cuma ” Eeehh ” dengan lantang dan keras. Mau berbicara cuma pada saat tertentu misal
    - Ketika nangis menyebut ma-ma (Pak..pa-pa blm bisa)…
    - Ketika meminta lagi berbicara Eneh(jawa) = lagi
    - Ketika menolak ” Emoh (jawa) = tidak mau
    Sementara baru kata2 itu….
    Dalam bergaul anak saya mudah menyesuaikan dan dominan diantara teman2nya.
    Ketika ditanya dan diperintah dia mengerti dan melaksankan. misal diminta berdiri, duduk, cuci tangan, tidur, lari dll…
    Kalau diputarkan lagu anak2 seringya melihat sambil goyang2 kepala tapi tidak mau menirukan suaranya.
    kalau diajari berbicara malah senyum-senyum malu (intinya dia tau kalau sedang ddiajari) tidak mau menirukan.

    Mohon Saran…
    Terimakasih

Leave a Reply