Bolehkah bayi naik pesawat?

Hari ini terdapat hit kunjungan yang tujuan sebenarnya adalah mencari jawaban atas pertanyaan “Bolehkah bayi usia 3 bulan naik pesawat?”

Pertanyaan yang serupa pernah dibahasa pada rubrik nakita
http://www.tabloid-nakita.com/ahli.php3?edisi=04184&rubrik=ahli

berikut kutipan  spesisfiknya.BAYI BOLEH NAIK PESAWAT?

 

Dr. Najib Advani SpAK MMed Paed,
Dokter Spesialis Anak Konsultan-Ahli Jantung Anak (Bagian Kesehatan Anak FKUI RSCM) dan Staf Pengajar FKUI-RSCM

Dokter yang baik, anak saya (3 bulan) saat ini sehat-sehat saja dan tak ada masalah apa-apa. Saya ingin mengajak putri kami ke Timika di Papua dengan pesawat untuk menyusul suami yang bertugas di sana. Umur berapakah sebenarnya bayi sudah boleh bepergian dengan pesawat, yang memakan waktu perjalanan 3-5 jam? Sebab, ada teman yang bilang ini berbahaya, khususnya bagi alat pendengaran dan jantungya. Adakah persiapan khusus yang perlu lakukan sebelum perjalanan? Mohon penjelasannya, ya, Dok.

Ny. Sularsi – Surakarta, Jawa Tengah

Kadang perjalanan jauh tak dapat dihindari meskipun kita mempunyai bayi. Tentu perjalanan dengan membawa bayi harus dilakukan dengan lebih hati-hati dan terencana baik. Tentang usia saat boleh melakukan perjalanan dengan pesawat sangat relatif, tapi untuk usia di bawah satu bulan mungkin sebaiknya dihindari jika tak terlalu perlu, meskipun tak mutlak dilarang. Bahkan, di negara maju sering terjadi bayi baru lahir yang sakit harus ditransportasi melalui udara untuk rujukan dari suatu daerah ke daerah lain yang lebih lengkap fasilitas kesehatannya.

Untuk putri Ibu yang berusia 3 bulan, sewaktu terbang perlu diperhatikan saat take off dan landing, yaitu saat terjadi perubahan tekanan udara dalam pesawat. Pada saat ini sebaiknya bayi diberi minum ataupun hanya dot agar ia menelan. Mulut, hidung, serta telinga sebaiknya dalam keadaan terbuka. Hal ini berguna untuk menyeimbangkan tekanan dalam telinga untuk mencegah kerusakan gendang telinga. Pada anak normal, perjalanan melalui udara tak membahayakan jantung. Persiapan lain, tentu ia perlu susu (jika ia tak minum ASI), pakaian yang tebal, kaos kaki, dan topi (suhu dalam pesawat dingin), serta pospak (popok sekali pakai). Segala kebutuhannya perlu dilebihkan karena bisa terjadi keberangkatan pesawat ditunda atau banyak transit.

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

Artikel lain yang bermanfaat:

Hanya Rp 40.000
kaos bayi Kids/Baby t-shirt with cute wording only at http://minimishop.com

16 Responses to “Bolehkah bayi naik pesawat?”

  1. John
    November 17th, 2007 at 10:46 am

    Dokter,
    Saat membawa bayi dibawah 6 bulan di dalam pesawat, kira-kira di posisi seat di dalam pesawat yang paling nyaman buat bayi di bagian mana? Bukankah ebih baik bila di bagian yang tidak dekat dengan engine?

    Apakah bayi membutuhkan penutup telinga? Atau dibiarkan terbuka untuk menyeimbangkan tekanan? Bagaimana dengan kebisingan yang mungkin membuat bayi kurang nyaman bahkan menangis?

    Terimakasih,

    Terimakasih,

  2. ace
    November 21st, 2007 at 4:35 am

    Sebenarnya, dengan “Pada saat ini sebaiknya bayi diberi minum ataupun hanya dot agar ia menelan” bisa menyeimbangkan tekanan udara di telinga, seperti halnya orang dewasa mengatasinya dengan menelan ludah. tapi kalau kebisingan pesawat benar2 mengganggu putra/putri kita, ya gpp juga diberikan penutup telinga yang dari kain.

  3. DAVINA
    November 22nd, 2007 at 7:35 am

    Ibu , bayi saya baru berusia 2 bulan 1 minggu, bolehkah bayi saya naik pesawat, untuk menyusul ayahnya yang dipindah tugaskan ke Jakarta. Saya akan membawa anak saya naik pesawat dari Medan, perjalanan ke Jakarta memerlukan waktu 2 jam.

    Terima kasih

    Dahvina

  4. mama_diva
    November 23rd, 2007 at 9:57 am

    Anak saya naik pesawat sejak usia 2,5 bulan. Sebelumnya saya menanyakan dulu pada DSA kapan tepatnya bayi boleh naik pesawat, dan kebetulan DSA itu baru saja membaca literatur ttg itu. Katanya, bayi nggak boleh naik pesawat kalau usianya masih dalam hitungan minggu, tapi mulai 1 bulan ke atas udah boleh. Memang sih, di bandara biasanya ditanya macam-macam. Untuk itulah, surat keterangan dokter sangat diperlukan. O ya, benar kata bunda kazbiika, sebaiknya pada waktu take off dan landing bayi diberi ASI, tetapi (sekali lagi menurut DSA) akan lebih baik lagi jika bayi diberi ASI sepanjang perjalanan naik pesawat itu. Memang agak merepotkan, tapi demi si kecil gak papalah!

  5. norjik
    March 28th, 2008 at 4:36 pm

    wah takut juga rasanya … saya ada rencana untuk bepergian balikpapan – jogja dalam waktu dekat ini menggunakan pesawat.

  6. devi
    September 23rd, 2008 at 7:44 am

    mau nanya dg..minggu depan sy mau mudik pake pesawat bersama anak saya umurnya hampir 14 bulan, perjalanan 50 menit..nah apakah menyusui bayi pd saat take off & landing saja, pas dalam perjalanan bagaimana, ?
    dan apakah dalam pesawat kita boleh bawat termos?

    thanks

  7. me2d
    October 2nd, 2008 at 7:46 am

    Anak saya usia 6 bulan. Bolehkah dia naek pesawat saat dia sedang flu dan demam?

  8. lien
    October 7th, 2008 at 11:10 am

    saya juga pernah mengajak bayi saya naik pesawat jakarta yogya, usia 1.5 bulan…
    selama di beri ASI on the way, gak masalah…
    anak saya malah seneng banget waktu itu…lebih banyak barang yang explore selama dalam pesawt….

  9. Eva
    October 29th, 2008 at 4:46 am

    sy berencana membawa bayi saya (berusia 1 bulan) dari manado ke jakarta untuk menyusul ayahnya yang bertugas di Jakarta. Perjalanan dengan pesawat kira2 membutuhkan +/- 3 s.d jam. Apakah relatif aman untuk bayi?

  10. NIGELLA
    November 10th, 2008 at 11:54 am

    Nigella,anak saya usianya 2bln,rencananya akan saya ajak menyusul ayahnya ke doha dgn perjalanan pesawat kurleb 8jam,kira2 bagaimana persiapannya?
    agar aman bagi saya dan anak saya?
    thx

    nigella’s mom

  11. dinD
    November 25th, 2008 at 5:52 am

    Anak saya baru berusia 6 bulan dan bulan depan kita akan pindah ke England, pertanyaan saya apakah saya boleh bawa car seat ke dalam pesawat? dan kalau boleh jenis car seat dari merk apa yang telah di aprove?

    Thanks

    Kiesha mom

  12. dhika
    March 22nd, 2009 at 10:49 am

    pake dot2an yang enggak ada susunya pas take off/ landing boleh enggak? masalahnya kan anakku masih asi, trus takutnya kalau pas take off/landing malah dia enggak mau nyusu lagi alias udh kekenyangan gimana dunkkkk.
    Nah satu lagi pertanyaan. yang bener itu sebaiknya dikasih penutup telinga atau dibiarkan terbuka? soalnya ada yang bilang telinganya harus ditutup.
    Terimakasih

    Bundanya Althaf

  13. rhefaya
    April 26th, 2009 at 3:24 pm

    Dimana saya isa mendapatkan earplug (penutup telingan) khusus untuk bayi ? karena dalam waktu dekat saya harus membawa bayi saya dari surabaya ke balikpapan.

  14. liza
    April 27th, 2009 at 9:00 am

    1. bayi 1 tahun, boreh gak bawa naik flight coz end of this year saya mau pergi medan?

    2.Dimana saya boleh mendapatkan earplug (penutup telingan) khusus untuk bayi ?

    3. Kena bawa baby car sit or mereka akan sediakan khas utk bayi?

  15. etika intan sari
    June 25th, 2009 at 1:38 am

    saya berencana berlibur ke padang, sy dari JKT.dan akn mmbwa bayi sy yg berusia 7bulan .kt orang, tdk blh mmbwa bayi krn akn trgnggu pndngrannya.apkh bnr spt itu dok? sy jd ragu untk brlbur dgn pswat, tp sy jg tkt kl k PDG naik kndraan umum yg mmbthkan wkt slm lbh krg 3 haRI prjlnn.

  16. khaira's mom
    June 26th, 2009 at 4:53 am

    pengalaman saya oke2 aja bawa bayi naik pesawat, khaira usia 6 bulan saya bawa dari tanjungpinang-jakarta sekitar 1,5 jam udah gitu lanjut kelampung 0,5 jam, dia asik2 aja, padahal waktu itu saya sendirian bawa anak, suami dan saya ada tugas dinas dalam waktu yang sama selama 2 minggu, jadi dititip dirumah neneknya.dia malah sibuk becanda sama penunmpang disebelah,tapi waktu take off dan landing saya kasih minum, kebetulan dia mau aja. waktu pulangnya saya jemput dia bersama suami, waktu itu dia pilek, jadi ayahnya ekstra ketat nutup telinganya pake jari, kapas atau earplug g efektif, suka dilepasin sama khaira.saya juga siapin mainan macem2 buat jaga2 kalo dia bosen.kayanya sih ga ada efeknya kependengaran, soalnya sekarang dia suka nyari kalo ada suara2 seperti siulan atau ada yang panggil namanya.

Leave a Reply