Pertolongan pertama bayi jatuh
Diambil dari milis bayi/nikita
PERTOLONGAN PERTAMA BAYI JATUH
Hati-hati jangan langsung menggendongnya. Pastikan dulu bagaimana
kondisinya!
Usia bayi adalah masa rawan terjadi kecelakaan. Saat ia belajar
berguling umpamanya dan orangtua lengah, ia bisa saja terjatuh dari
tempat tidur. Untuk itulah manajemen penanganan kasus bayi terjatuh
amat diperlukan. Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya
mengkhawatirkan bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya
memiliki risiko yang sama untuk mengalami benturan yang dapat
membahayakannya. Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB
Harapan Kita, Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang
sederhana, yaitu:
* Menyaksikan langsung anak terjatuh.
- Perhatikan bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan.
- Ingat proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau
terbentur sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai.
- Pastikan dari ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa
yang menjadi tempat pendaratannya.
- Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si kecil. Apakah setelah
jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota
badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong untuk
menenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi.
- Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:
+ Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/ memar di
seluruh anggota badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau
memar di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada
bagian kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis
saat dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.
+ Coba gerakkan kedua tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke
depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan
pastikan di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini
sebagai bahan untuk dilaporkan ke dokter.
+ Lakukan hal yang sama pada kaki.
+ Tengokkan kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu
bayi ke dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan
pada dokter.
+ Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan
catat dan laporkan ke dokter.
- Observasi perlu dilakukan selama 2×24 jam. Jika dalam kurun waktu
itu ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera
larikan ke rumah sakit terdekat.
- Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif
(apalagi tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan
mengangkatnya. Hubungi UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta
pertolongan paramedis. Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini
dapat berisiko fatal.
* Jika menemukan si kecil sudah di lantai.
- Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak,
dapat menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak
sadar atau sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi
segera minta bantuan paramedis terdekat, UGD atau 118.
- Perhatikan dalam posisi seperti apa si kecil saat ditemukan.
+ Jika dalam keadaan tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita
mesti melakukan pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan
kaki. Caranya gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada
keluhan sakit segera bawa ke dokter.
+ Jika dalam keadaan telentang. Periksa dan perhatikan daerah kepala
bagian belakang, leher, punggung, dan panggul, mulai dari tanda
lebam atau merah, hingga keluhan sakit saat disentuh dan digerakkan
seperti yang telah disebutkan di atas. Pastikan bayi tidak muntah
atau mengalami penurunan kesadaran dalam 2×24 jam. Jika ada keluhan
segera larikan ke dokter.
+ Jika bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri.
Perhatikan dan periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan,
juga kaki. Lakukan pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika
ada keluhan segera larikan ke dokter.
+ Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa dan pastikan bayi masih
sadar, biasanya menangis, dan mampu menggerakkan anggota badan.
Periksa bagian panggulnya, ada tidak tanda memar, merah, atau sakit
saat dipegang atau digerakkan. Jika ya segera larikan ke dokter.
* Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan
- Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa melakukan
pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter:
+ Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup
matanya atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit.
+ Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti
gerakan sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.
+ Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan
sama besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita
bisa bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan
lebih lanjut, seperti CT Scan.
- Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari ketinggian berapa. Sebab
semakin tinggi pastinya gaya gravitasi bumi akan lebih kuat menarik
si anak. Tentu efek yang ditimbulkan pun semakin besar.
EFEK POSISI JATUH
Di bawah ini kemungkinan- kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi
saat terjatuh. Dengan pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih
memahami kondisi bayi bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan
pertama yang benar:
* Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai
Di sebelah mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala,
kita perlu mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia
belum memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang
bisa terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang
tengkorak kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam
tengkorak.
Perdarahan di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama
tidak ada fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah
ubun-ubunnya apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol
menjadi tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat
terjadi karena edema otak atau perdarahan.
Harap diketahui, bila tidak ditemukan benjolan/memar, tapi bayi
menangis (atau justru tidak menangis dan langsung tertidur), tidak
sadarkan diri, mengalami kejang/muntah- muntah (yang menyembur bukan
gumoh), ada kecurigaan bayi mengalami perdarahan di dalam tengkorak
kepalanya. Segera larikan ke rumah sakit terdekat.
* Jika dada terlebih dahulu yang membentur permukaan
Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi untuk cedera
lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak mulus atau ada
tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat mengakibatkan
fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya dapat mengenai
organ paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan apakah si
kecil dapat bernapas secara normal atau tidak.
Umumnya jika bagian dada terlebih dahulu yang “mendarat”, secara
alami tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu
periksa juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan
tangannya mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi)
dari tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya
saat mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung
menyusul membentur lantai.
* Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat
Kemungkinan besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang
panggul. Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang,
dikhawatirkan ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit
saraf kaki biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias
lumpuh.
* Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu
Kejadiannya pada tiap bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri
pasti akan menahan tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko
kasus ini adalah dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan
meski belum mampu menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan
terjatuh ke depan dan sebelum mendarat tangannya akan menjadi
bumper.
* Jika yang mendarat bokong duluan
Berbahaya karena kaitannya langsung dengan tulang belakang dan dapat
mengakibatkan patah pada tulang punggung bayi. Risiko lain, bila ada
saraf yang terjepit bisa mengakibatkan kelumpuhan. Bayi yang
ditemukan terjatuh pada posisi seperti ini jangan digendong. Biarkan
paramedis yang melakukan pertolongan. Tapi jika si kecil sadar dan
bisa aktif kita bisa langsung menggendongnya.
* Jika yang mendarat terlebih dahulu punggung
Menjadi bahaya jika saat mendarat posisi leher ikut
terlipat/tertekuk karena bisa mengakibatkan keseleo dan fraktur
tulang leher. Bila bayi dalam keadaan tidak sadar jangan mencoba
mengangkatnya. Langkah yang bisa kita lakukan adalah minta bantuan
paramedis di UGD di rumah sakit atau 118.
Artikel lain yang bermanfaat:
Tags: Bayi jatuh
Hanya Rp 40.000
Kids/Baby t-shirt with cute wording only at http://minimishop.com





December 18th, 2007 at 2:23 am
Putra saya 2, jarak kelahiran mereka +/- 5 tahun. Si Abang, Zidan, selalu menganggap adeknya, Izaaz, sekuat dirinya. Maka tak jarang adek sering jatuh karenanya.
Selama 1 bulan terakhir ini adek sudah 2 kali jatuh dari sepedanya. Tapi berkat artikel ini saya sedikit tenang. Tapi dalam waktu dekat ini, saya berniat untuk konsultasi ke dsa, atau langsung CT scan.
Ada yang bisa sharing?
December 18th, 2007 at 10:04 am
Iya saya juga baru tahu hal ini dari blog ini.
Buat mbak esy Zidan umurnya berapa tahun?
February 21st, 2008 at 2:09 pm
Miska, 8,5 bulan sudah 2 kali jatuh dari tempat tidur dalam 1 bulan ini..yang terakhir ini,saat saya temukan,posisinya sudah terlentang dan kepala berada diatas guling. dia menangis keras sekali..lansgsung saya angkat dan beri air putih. setelah itu tangisnya mereda dan langung minta menyusu ke saya dan segera jatuh tertidur. mudah2 an tidak ada yang berefek buruk pada tubuh dan kesehatannya. namun besok saya akan bawa ke dokter nuntuk pemeriksaan yang lebih cermat dan menyeluruh….
April 8th, 2008 at 6:15 am
membaca artikel ini seperti menghadapi mimpi buruk saya. skitar 2 bln yg lalu anak saya jatuh dari tempat tidur waktu brumur 6 bln.. ktika saya lihat ia sudah terjatuh pada keadaan terlentang. terakhir saya lihat dia sebelum jatuh dia sedang duduk. rasanya sedih sekali dan marah pada diri sendiri krn bisa sampai lengah dan mengakibatkan anak saya jatuh. segera setelah mendengan “gedebuk” saya lsg melihat dia sedang terlentang sambil menangins. skitar 5 detik membiarkan dia menangis di lantai saya gendong sebentar, mencium, & tangisnya mereda. kemudian saya cek reflex dan kebiasaan gerak dia thd setiap stimulus yng diberikan. alhamdulillah responnya ada dan kuat. stlh itu lsg saya bawa ke rumah sakit & stelah observasi 3×24 jam dia tidak muntah, pingsan, ataupun lebih pasif.
April 28th, 2008 at 2:05 am
4 hari yang lalu Indi (5 bulan 2 minggu) terjatuh dari tempat tidur dengan ketinggian 1 meter. Posisinya tengukarap saat saya temukan. Terjatuh miring atau tengurap langsung saya tidak tahu. Saya angkat anak saya langsung saya peluk dan cium untuk meredakan tangisnya. Setelah reda tangisnya baru saya beri minum air putih. Saya periksa bagian kepala tidak ada yang benjol, tapi bagian pelipis kiri dan pipi terlihat merah. Kaki dan tangan saya gerakkan juga punggung saya periksa dan anak saya tidak merasa kesakitan. Saya sedikit agak lega. Sampai saat ini (hari ke empat ) setelah anak saya jatuh dia tetap gerak aktif seperti sebelumnya.
May 7th, 2008 at 4:20 am
Anak saya tadi pagi baru jatuh dari tangga (1anak tangga) posisinya di dalam baby walker dan sedang memegang sisir ,posisi jatuhnya muka dan dada yang berbenturan dengan lantai dan tertiban baby wolkernya otomatis ( gusi atas megeluarkan darah lumayan agak banyak untuk ukuran bayi dan mulut atas nya bengkak sekarang ) tindakan pertama yg saya berikan memeluk dan memberikan air putih lalu dia diam ,walau nangis nya masih ada sedikit 2, saya bingung apa ada salep untuk mengobati gusi dan mulutnya itu
May 15th, 2008 at 4:32 am
Tadi malam, hampir jam 12, anak saya, 5,5 bulan, jatuh dari kasur spring bed, sekitar 30 cm.. Saat saya tinggal, ia tertidur lelap, nggak sampai setengah jam, tiba2 lampu mati, sebentar kemudian terdengar suara gedebuk,disusul tangisannya yang keras.
Dalam gelap kutemukan dia telungkup di lantai. Langsung kuangkat dan kutimang, setelah diam baru menyusu.
Alhamdulillah sampai siang ini baik2 saja, cuma nggak mau ditinggal. Mungkin masih takut jatuh lagi kali ya.
June 24th, 2008 at 5:05 am
2 minggu yang lalu anak saya Ghazy 2 Bulan, terjatuh dari boxnya setinggi 1 meter. Jatuh terlentang, tidak menangis ( tapi menangis setelah di gendong…walaupun tidak histeris), tidak ada lebam dan luka. setelah diperiksa oleh dokter, ternyata diagnosa baik2 saja. Tapi suami ngotot mau ct scan atau MRI, apa boleh ya ? any suggestion?
June 26th, 2008 at 4:04 am
Tadi pagi saat aku selesai mandi, dikagetkan oleh suara tangisan anakku, tidak kencang sich, cuma biasanya saat mendengar dia menangis, aku pasti langsung tergesa menghampirinya,betapa kagetnya aku saat di kamar anakku yg tepat hari ini berusia 6 bln sudah ada di lantai dalam posisi tengkurap. Langsung ku gendong, ku ciumi dan berkata2 “maafin mama yah, klo kamu sakit, pindahin aja sakitnya ke mama”. Saat itu aku bingung skali krn pagi2 skali suamiku sdh brangkat ke Pontianak,ada tugas kantor. Saat ku telp suami ku, suamiku berusaha menenangkan, Alhamdulillah skrng aku sdh tenang dan smoga Ya allah kondisi anakku baik2 saja (Amin)
August 28th, 2008 at 1:17 pm
bayi kami kemarin jatuh juga. setelah 3 hari benjut gede sekali.
apa yang harus kami lakukan?????????????????????????
September 10th, 2008 at 2:14 pm
bayi saya6 bulan juga 2 minggu lalu terjatuh dari tempat tidur,waktu saya dengar suara orang terjatuh saya lihat bayi saya sudah di lantai dengan posisi terlentang dan menangis.langsung saya gendong saya beri air putih nga lama kemudian nangisnya berhenti dan langsung tertidur.saya periksa tidak ada yang benjol maupun memar,besoknya langsung saya urut.puji tuhan nga ada apa2 sampai sekarang pun masih sehat nga ada keluhan.
September 17th, 2008 at 3:55 am
Anak saya, berumur 14 bulan. tadi terjatuh dr tempat tidur. posisi jatuhnya terlentang. Ia muntah, karena sebelumnya ia minum susu, semua susunya keluar. tapi gak lama kemudian ia sudah seperti biasa lagi. Saya mw nanya ada efeknya ga ya. saya hrs berbuat apa ya? anak saya memeng tergolong aktif hampir setiap hari kepalanya kejeduk. bs mempengaruhi kecerdasannya ga ya.
Anak se umur itu sudah bs di scan ya?
September 23rd, 2008 at 4:54 am
bayi saya saat 1 bulan pernah jatuh terguling dari bantal, trus usia 4 bulan pernah terjatuh dari springbed kira2 90 cm, usia 5 bulanan juga jatuh lagi dari springbed. Trus rasanya kapook bgt,springbednya jadi diambil 1. alhamdulillah dia ga mengalami muntah/ demam.semoga tidak apa-apa ya…doakan
December 17th, 2008 at 6:31 am
Alba 7 bulan udah 2 kali jatuh, pertama terlentang lalu saya bawa ke tukang pijat bayi katanya bagian telinga dan kepala setelah 3 kali pijit katanya ok gpp. Kemarin dia jatuh lagi tengkurep gusinya berdarah dan mulutnya jontor saya bawa lagi ke tukang pijat bayi katanya harus 3 kali lagi di pijat. Tapi alba rada males minum susu gitu kaya yg sariawan, kata teman ku disuruh pake candistin belom dicoba sih. Mudah2an alba gpp, soalnya pengalaman KKnya sering jatuh waktu bayi selalu saya bawa ke tukang pijat bayi and ampe sekarang dah 4,5 th gpp Insya Allah kedua anakku sehat selalu.
December 30th, 2008 at 10:50 am
ok.. jatuh dari ketinggian atau apa pun, pertama kali yang harus diperhatikan adalah, anak tersebut sadar atau tidak, kemudian posisi jatuhnya dan dilihat sequalae atau bagian mana yang cedera. Benturan pada kepala dinamakan Cedera Otak Ringan bila terdapat gangguan kesadaran sampai dengan sadar sempurna. Karena saat terjadinya benturan, otak juga mengalami goyangan dari posisi normalnya, menjauhi titik normal lalu kembali ke posisi normal. Artinya otak mengalami cedera juga, tetapi tidak berat.
Selama si anak setelah terjatuh/terbentur kepalanya kesadarannya masih full sempurna dalam 2 x 24 jam, tidak terdapat muntah yang menyemprot, demam, nyeri kepala(rewel), dan dipastikan dari pemeriksaan dokter dari fungsi syaraf saat itu. Insya Allah tidak terdapat masalah yang berarti pada si anak. Bila terdapat hal – hal di atas, sebaiknya dirujuk ke Rumah Sakit terdekat untuk pemeriksaan dan observasi lebih lanjut. Untuk CT-Scan ataupun MRI, mengingat biaya yang tidak murah, dan untuk CT-Scan diperlukan posisi badan yang tidak berubah selama kurang lebih 30 menit, untuk anak-anak biasanya kesulitan untuk hal ini, dan biasanya memerlukan obat penenang. Selama tidak terdapat hal-hal yang mengkhawatirkan tidak perlu lah pemeriksaan tersebut.
Untuk posisi jatuh, sangat menentukan bagian tubuh mana yang mengalami cedera, apakah sendinya mengalami perubahan posisi, tulang yang patah,ataukah cedera kepala seperti di atas. Untuk itu penting untuk mengamankan atau menjaga bagian yang cedera tidak bertambah cedera, seperti misalnya tulang punggung yang cedera, jangan menggendongnya sembarangan, diperlukan posisi tulang punggung yang lurus supaya tidak tambah cedera sehingga menekan saraf yang ada.
Untuk lebam akibat perdarahan di bawah kulit, berikan saja olesan yang dapat mencegah pembekuan darah, atau kompres saja dulu dengan air hangat supaya darah di bawah kulit tidak membeku dan mengeras.
Demikian semoga dapat mewakili semua pertanyaan.
March 10th, 2009 at 7:25 am
tadi malem pas ibu mertua dua istri saya sedang di carport saya kebagian jaga si kecil yg msh 9 bulan di kamar tidur. Saya menggunakan masker karena sedang batuk/flu. Anak saya mencoba memasukkan jari nya ke bawah masker saya. Lalu saya mencoba mengambil tissue di atas lemari (yg lokasinya di kamar tidur juga). tissue itu sempat saya masukkan ke water boiler (alat berbasikan elektrik utk memanaskan air). Niat saya mau saya lapkan ke tangannya. Tapi tiba2 saya mendengar dibelakang ‘bruk’. Ternyata anak saya sudah terlentang di samping kasur. Tinggi kasur kelantai sktr 5-10 cm. Betul2 spt menemui mimpi buruk !. Anak saya hanya menangis sebentar, dia angsung di gendong ibu mertua saya. Kami perhatikan tdk ada lebam, bekas kebiruan atau darah. Dia memang lagi suka guling2 di kasur. Besok paginya dia sudah guling2 lagi di kasur. Dan saya perhatikan dia masih bisa melihat normal, tertawa, ngoceh spt biasanya. Tapi saya masih belum bisa menghilangkan mimpi buruk itu. Scary night mare !
August 20th, 2009 at 3:26 am
tadi pagi anakku usia 7 bulan jatuh dari tempat tidur dalam keadaan terlentang..ini kejadian kedua dalam dua bulan terakhir..saat jatuh dia menjerit kencang sekali, bahkan saat disusuin ibunya dia masih nangis..tak lama aku periksa beberapa bagian tubuhnya ternyata pelipisnya memar, aku perkirakan keningnya jatuh duluan..semoga dia tidak apa2..
September 19th, 2009 at 1:58 am
setengah jam yang lalu aku bawa anakku usia 7 bulan 21 hari jalan2 dengan kereta bayi.ga tau kenapa terlepas peganganku pas di tempat polisi tidur, lalu jatuh kereta bayinya, dan anakku jatuh dengan posisi terikat di kereta dan terlentang di aspal aku hitung kira-kira ketinggian 60 cm?.sedetik aku bengong lalu langsung aku angkat karena dia nangis tanpa suara lalu baru nangis kencang.aku gendong dan usap2 punggungnya lalu ku bawa pulang.lalu aku mandikan dan lihat di badannya ada merah2 di punggung, setelah mandi aku lihat dia seperti biasa main2 kaki tangan tetap lincah, merangkak dan menggigit mainan.kemudian dia tidur sambil minum susu.aku masih bingung harus dibawa ke dokter atau pijat.mungkin harus diobservasi juga yah selama 2×24.mudah2an dia sehat2 saja atau perlu ct scan ga ya?kalau iya ada info dimana? terimakasih
December 16th, 2009 at 5:47 am
anak saya umur 5.5 bln jam 12 td mlm zahra terbangun trz gag mau tidur.saya temani dya main eh ternyata saya ketiduran dan tau2 dah di bawah jatuh dari tempat tidur dengan posisi terlentang. saya pun langusung histeris begitu melihat zahra terlentang di lantai, saya sangat panik sekali zahra nangis dengan suara yang kencang. tp kemudian saya beri asi zahra agak tenang. setelah 1 jam baru zahra mau tertidur kembali.pagi ini saya langsung bw zahra ke tukang urut (cz kata org tua saya harus cepet di bw urut klo gag ntr badannya bisa panas), yah saya turutin aja. Alhamdullilah zahra masih lincah saja gerakannya, tp saya msh tunggu 24 jam lagi mudahan gag kenapa. saya merasa sangat bersalah banget!!Tolang doa kan yan bunda2 yang lain supaya zahra gag kenapa2…
December 17th, 2009 at 8:05 am
Baru setengah jam lalu bayi saya yang berusia 6 bln jatuh dari springbed (kami bongkar tempat tidur dan hanya menaruh springbed saja di lantai untuk tidur karena si kecil udah senang berguling-guling) dengan ketinggian sekitar 15 cm dari lantai.
Benar seperti yang diutarakan orang tua lainnya, ini seperti mimpi buruk, saya panik seketika. Saat terdengar suara jatuh yang cukup keras dari arah kamar, saya langsung lari ke kamar dan melihat bayi saya sudah berada di lantai dengan posisi terlentang, dia menangis keras, saya langsung meraihnya dan menenangkannya, setelah tangis reda baru diberi air putih, tidak berapa lama dia pun tertidur.
Sampai saat ini hati saya masih tidak tentu perasaannya, lutut lemas, dan terus menyalahkan diri sendiri.
Saya belum sempat memeriksa keadaannya, karena dia sudah tertidur, tapi semoga bayi saya baik-baik saja.
December 19th, 2009 at 9:23 am
Bayiku, Fathan (6 bulan), jatuh dari atas tempat tidur (ketinggian 30 cm) kira-kira satu jam yang lalu. Posisi jatuh saat ditemukan telentang, tidak ada yang melihat saat dia terjatuh. Tetapi sesaat setelah terdengar bunyi jatuh dia ditemukan dalam keadaan telentang dan menangis sambil berusaha membalikkan badannya. Kemudian langsung digendong, diangkat dan diurut bagia kepala dan punggung untuk mengetahui respon bagian mana yang sakit. Tampaknya tidak ada bagian tubuh yang sakit. Kemudian ditelentangkan di tempat tidur, diurut mulai dari ujung kaki, punggung ke seluruh tubuhnya dan dibiarkan anak bereaksi untuk bergerak sendiri. Apakah ada tindakan lain yang harus dilakukan?
January 27th, 2010 at 12:33 pm
Ketika bayi saya berumur 23 hari, bayi saya jatuh dari tempat tidur.. Sebelumnya bayi saya menangis terus, ketika itu sudah lewat jam 1 malam.. Biasanya kl menangis, saya tidurkan di dada saya dengan posisi tengkurap dia akan nyenyak tidurnya, lalu saya tidurkan di dada seperti biasanya.. Posisi saya tidur di pinggir kasur. Malam itu sungguh malam yg buruk, saat itu jam 2 malam secara tidak sadar (krn sayapun tertidur) saya memutar badan saya dan terdengar bunyi “buk”.. Sayapun terbangun dan melihat bayi saya sdh di lantai dgn posisi tengkurap (meringkel spt posisi bayi dlm perut).. saya pun langsung menangis histeris dan mengangkat bayi saya. Suami sayapun histeris.. Ibu mertua saya mendengar keributan tsb dtg kekamar, dan menggendong bayi saya.. bayi saya tidak menangis, dia tetap tertidur. oleh ibu mertua saya tangan dan kaki sebelah kiri diangkat secara bersamaan, begitupun kaki dan tangan sblh kanan, tetapi bayi saya tidak bergeming, tetap tertidur.. setelah ditaruh di pangkuan ibu mertua saya barulah bayi saya menggeliatkan badannya, melek sebentar dan tidur lagi.. sekitar 15 menit kemudian baru dia menangis, dan saya berikan ASI setelah itu diapun tertidur lagi.. Esoknya saya bawa ke dokter anak, setelah dicek, menurut dokter tsb bayi saya tidak apa2, tp tetap harus diobservasi, selama bayi saya tidak muntah, tidak rewel, tidak tidur terus (bawaannya ngantuk mulu), aktivitasnya tidak berubah, ASInya masih bagus, tidak perlu kuatir.. Saya minta rontgen dan CT Scan, tp tdk diizinkan oleh dokter.. Tapi saya tidak puas dengan jawaban dokter tsb.. Esok harinya lagi saya bawa ke dokter anak yang lain (hanya utk 2nd opinion), setelah dicek dokternya hanya bilang tidak apa2, bayi sekecil ini kepalanya masih banyak cairan utk melindungi otaknya.. Sbnrnya saya tetap tidak puas dgn jawaban tsb, tp saya lebh tenang krn sdh 2 dokter yg menyatakan tidak apa2.. Bayi saya sekarang sdh berumur 2 bln, dan tidak menunjukkan adanya efek dari jatuh tsb. Yang saya takutkan apakah nantinya ada gangguan dlm perkembangan bayi saya.. (Mudah2an tidak).. Krn menurut orang2 tua, efek jatuh tidak terlihat sekarang, tp akan terlihat setahun/2 tahun lg… Apa yg harus saya lakukan…?? Saya merasa bersalah sekali pada bayi saya.. Saya mohon advicenya..
February 20th, 2010 at 11:44 am
Sarah anakku usia 4bulan,5 jam yg lalu jg jatuh dari tempat tidur sekitar 50-60cm.Biasanya kalau selama ini aman2 saja dengan pembatas guling dan bantal.Tapi kali ini tidak.Memang sarah baru bisa berguling2.Sebelumx dia sedang tidur.Ketika Saya makan diluar kamar saya mendengar suara jeritan yg lebih keras dari biasax.Saya langsung lari kedalam kamar.Saya langsung menjerit dan menangis ketika melihatx sudah tengkurap dilantai.Langsung saya gendong&susui sarah.Butuh waktu lama sekitar 20 menit untuk menenangkanx.Setelah itu saya meminta maaf padax maafin mama y nak,mama ceroboh.Langsung sarah tertawa.Melihatx seperti itu saya malah menangis lagi.Sejam kemudian sy bw kedokter.Alhamdulillah kt dokter gpp.Mama janji g akan ceroboh lg sayang…
March 20th, 2010 at 10:20 pm
Salam,
barusan jam 02 pagi, anak saya berumur 1thn 18bln, jatuh dari tempat tidur, kira2 1mtr.
Bener2 sakit hati ini, kacau pikiran ini dan marah pada diri sendiri juga melihat anakku terjatuh karena kelalaianku.
Javier memang sering sekali jatuh. Umur 1 minggu, terjatuh dr bantal ke tmpt tidur, lalu umur belum 1bln terjatuh dr tmpt duduk mobil.
Dan, beberapa kali lagi terjatuh dari tempat tidur. Terakhir jatuh, sebelum hari ini, umur 14bln. Wkt itu sampe berdarah2.
sangat mengiris hati ini mendengar tangisnya, dan darah yang tercecer di mana2. Namun, selama ini tidak terjadi apa2 ( javier sehat2 saja).
Setiap setelah jatuh, saya pijatkan ke urut baby. Semoga hari ini juga sama dengan sebelumnya. Setelah nangis, saya menghidupkan lampu kamar dan vier merasa silau.
Ku gerak2kan tangan dan kakinya dan ku tekan pelan2 bagian2 tubuhnya, namun sepertinya dia tidak bereaksi sakit. Setelah ku gendong, ku elus, ku cium, dan ku beri susu, vier tidur lagi dengan puas.
Tidak dapat mata ini tertutup, mengingat vier terjatuh.
Satu lagi tips buat moms: jgn taruh baby di atas bantal, apalagi di mobil. Kecuali bisa dalam pengawasan yg tidak terlepas.
Semoga para moms tetap semangat menjaga anak2 dan semoga anak2 kita tetap sehat ya. Dan, Terima kasih aku ucapkan karena adanya forum ini. Sangat membantu(dalam hal mental juga) sekali.
March 30th, 2010 at 6:43 am
Halo ibu2..
Raffa jg br jth td pg jam 9,n ini jth yg ke 3.sblmny sy lg d dapur n raffa lg main d tmpt tdr sm papany,eh si papa malah lengah n raffa yg lincah n aktif n lg bljar mrangkak,trjun k lntai.sy lgsg mendengar swra gdebuk n tangisan kncang.lgsg km priksa kpla n bdnny,tdk ada lebam n benjol n stlh d gendong n cium,raffa lgsg diam.trus sy ksi asi n lgsg terlelap.rnc bsk mw sy bw k dokter,mdh2an raffa gpp y.amin
May 7th, 2010 at 4:35 am
ank sy Adryan laki2 umur 12 bln, td pagi jam 05 subuh jatuh dr tempat tidur yng kira2 tingginya dr lantai 45 cm.
Seperti biasanya setiap mlm tidur diatas bersama sy, sedangkan papa nya tidur dikasur bawah. Tp br kali ini jatuh, itu krn jam 5 pg dia udh bgn & ngoceh sendiri. Sy pun membiarkan dia main sendiri sdgkn sy tidur krn masih ngantuk. Tidak lama kemudian sy kaget betul mendengar tangisan ank sy yng sgt hebat, stlh sy lihat ank sy sdh berada dilantai dgn posisi telantang.
Spontan dgn mata yng masih mengantuk langsung sy gendong & cium, tdk lama kemudian nangisnya berhenti & sgera sy beri air putih & susu formulanya.
Sy tdk tahu persis posisi jatuh nya entah tengkurap atau telantang, yng sy temukan dia dlm posisi telentang. Tetapi tidak ada benjolan dikepala maupun muka.
Yng jadi pertanyaan sy sampai saat ini, knp tidak ada benjolan pdhl jatuh dr tempat yng lumayan tinggi. Setidaknya kalo ada benjolan sy tau dimana letak yng sakit itu. Apa perlu ya sy bawa ke DSA utk ct scan ?.
Mohon bantuan nya ya…
Trima kasih
mama adryan…
May 16th, 2010 at 4:58 am
Anak saya berusia 8bln seminggu lalu jatuh dari posisi duduk,dia duduk beralaskan karpet beludru tebal.Tiba-tiba terdengar tangisan,ternyata dia sudah tertidur di lantai,tapi setelah digendong dia langsung diam dan kami cek tidak ada yang memar atau benjol,dan dia kembali main seperti biasa.Dan syukur lah setelah kami pantau terus kondisinya 2×24 jam tidak terjadi sesuatu yang aneh-aneh…
May 19th, 2010 at 10:00 am
Kalo aq sih adikku ketika msh balita jth tersungkur ke aspal. Bibir atasnya luka2 n giginya ampe copot..aku panik bgt.Akhirnya kutunggu ampe tumbuh tuh gigi…ya ampun…10 tahun…ketika umurnya 13…ketika kuberi minum air
dia merintih. abis sakit…
May 26th, 2010 at 3:46 am
tadi pagi anak saya yuga umur 6 bln juga habis jatuh dari tempat tidur,ini sudah kedua kalinya yuga jatuh dari tempat tidur. ceritanya sekitar jam 7 pagi yuga lagi mainan sendiri diatas tempat tidur,padahal saya juga didalam kamar baru siap2 mau berangkat kerja.tiba2 saya melihat yuga sudah dipinggir tempat tidur,saya langsung berlari mau ambil yuga.belum sempat saya ambil yuga ternyata yuga sudah jatuh duluan ke lantai.langsung saya angkat yuga dan saya gendong.yuga terus menangis menjerit.tapi setelah saya peluk yuga dan saya cium yuga langsung diam.setelah itu saya tengkurapkan lagi ditempat tidur yuga sudah main lagi seperi biasa.alhamdulillah ya Allah,semoga yuga tidak apa2 dan selalu diberikan kesehatan dan kecerdasan.Amin..tapi rasa bersalah saya pada diri sendiri sampai sekarang masih menghantui saya,sampai badan saya gemetaran dan mau muntah rasanya.yuga maafin mami ya nak,,mami janji akan selalu menjaga yuga setiap saat,agar tidak terjadi lagi hal2 seperti pagi tadi.
June 29th, 2010 at 9:06 am
dua hari yang lalu, saat seisi rumah sedang enak2nya tidur malam (jam 2 malam) setengah sadar saya mendengar seseorang seperti terjatuh..dan ternyata itu adalah anak saya (9 bulan). dia terjatuh dari tempat tidur yang cukup tinggi. sontak semua orang pada bangun karena dia langsung menjerit nangis..terlebih saya yang serasa mimpi melihat anak tau2 udah tengkurep di lantai..saya langsung menggendongnya lalu mendekapnya erat2..kasihan sekali melihat dia menangis sambil kelihatan masih ngantuk,,saya langsung susuin dia..akhirnya nangisnya berhenti juga..saya perhatikan semua badannya ternyata ada memar (benjol) di kening sebelah kanan..saya kasih minyak telon karena pada saat itu saya belum punya obat antitrauma oles..saya gerak2an anggota badannya dia tidak menangis..Alhamdulillah berarti tidak ada bagian tubuh lainnya yang cedera..besok pagi dia terbangun seperti biasa (tersenyum sambil pok ame2)..Alhamdulillah ya Allah anakku sepertinya sehat2 saja..memar di keningnya terus saya kompres dng air hangat..hingga hari ini tidak terjadi hal2 yang mencurigakan..ya Allah lindungilah anakku dari marabahaya, sehatkanlah dia selalu..mudah2an kejadian ini tidak terulang lagi dan tidak menimpa anak2 lainnya..
July 22nd, 2010 at 9:45 am
anak saya berusia 8.5 bulan td pagi jam 05.15 jatuh dari tempat tidur yg mana sebelumnya anak sudah bangun sambil ngoceh dan bermain (sebelumnya sudah minum susu jam 03.40) dimana saya sedang cuci piring n mau berangkat kerja…saya tidak tau jatuhnya bagaimana tapi anak sudah bangun dan pegang tempat tidur sambil menangis kencang dan muntah sedikit susu yg telah diminum dan dahi kananya benjol besar dan biru…
Saya usap dengan rambut saya di bagian benjolnya dan sembari diminumin air putih tetap terus menangis dan saya minumin kembali susu.
Akhirnya ibu saya panggil tukang urut dan anak menangis sangat kencang sembari diolesin kapur sirih dan kunyit di bagian benjolnya.
Alhamdullilah sekarang sudah agak kempes dan berkurang birunya….
Sebelumnya dokter menyarankan untuk di bawa ke rumah sakit namun kami tunggu dulu sampai malam krn baru di urut.
Hari sabtu baru akan saya bawa ke dokter sembari imunisasi.
Sedih rasanya n mau nangis terus bila ingat kejadian tersebut dan sunnguh bodoh sekali saya sebagai ibu…Ya Allah berilah kesembuhan dan kesehatan terhadap anak dan supaya kembali ceria dan tidak ada sesuatu hal yang tidak di inginkan terjadi lagi dan jauhkan anak saya dari segala marabahaya….doa saya juga buat anak2 yang lain agar orang tua selalu menjaga anaknya. amien…