Popular post

Popular Posts

"Kalau lagi hamil, jangan sering mandi air panas, Bu" saran seorang teman padaIbu Lita. "Iya, juga jangan berhubungan intim dengan suami," saran teman yang lain. Aduh, kok, banyak benar larangannya. Ini nggak boleh, itu nggak boleh. Hampir dipastikan pengalaman Ibu Lita pun pernah menimpa Anda. Apa benar saat hamil begitu banyak hal-hal yang dilarang dilakukan? "Padahal orang ...

2008-11-19 13:29:09

Larangan-larangan untuk ibu hamil

Popular Posts

Penybab berat badan bayi tidak kunjung datang ada bermacam, macam. Artikel yang di ambil dari http://arsipbayi.blogspot.com/2006/10/berat-badan-baby.html mudah-mudahan dapat membantu mama-mama sekalian: ACUAN KURUS Normalnya, berat badan (BB) bayi baru lahir harus mencapai 2.500 gram. Tidak terlalu besar, juga tak kelewat kecil. Sebab kalau terlalu kecil, dikhawatirkan organ tubuhnya tak dapat tumbuh sempurna sehingga dapat membahayakan sang bayi ...

2008-11-19 12:17:48

Berat Badan Bayi Kurang

Popular Posts

Dok, Umur saya 27 tahun, saat ini sedang hamil 7 bulan(jika perhitungan tidak salah, hari pertama haid terakhir saya 17 Apr, dan haid saya lancar dg durasi sekitar 30-35 hari), dan saya menginjak usia 30 minggu hamil. Pada usia 28 minggu berat badan saya 52 kg. Pada usia 12 ...

2008-11-26 17:16:19

Berat Badan Ideal untuk Ibu Hamil

 
August/16/2008

Anak-anak dapat mengalami 6-12 infeksi saluran pernapasan (ISPA) dalam setahun, umumnya disertai batuk. Pada sebagian besar anak, batuk akan berhenti dengan sendirinya dalam 1-3 minggu, walaupun kadang dapat lebih lama. Secara umum, jika seorang anak mengalami batuk setiap hari selama lebih dari 3 minggu, beberapa kemungkinan penyebab selain ISPA harus dipertimbangkan:

  • Anak mungkin memiliki kelainan pada saluran pernapasannya, misal: tracheo-esophageal fistula (adanya saluran penghubung antara trakea/saluran napas dan kerongkongan/saluran makan).
  • Benda asing yang tersangkut di saluran napas merupakan kemungkinan penyebab lainnya, terutama pada batita.
  • Asma atau rinitis kronis (reaksi peradangan hidung yang terus menerus berlangsung).
  • Merokok atau faktor psikologis dapat menjadi penyebab batuk kronis pada remaja.

Perlu diingat bahwa batuk dengan banyak dahak tidak umum ditemui pada anak-anak dan perlu diteliti penyebabnya.

Diagnosis

Untuk menentukan penyebab batuk, beberapa hal penting untuk diperhatikan. Yang pertama tentunya perlu dibedakan apakah batuk ini dialami terus menerus atau kambuh kembali setelah sempat sembuh. Mulainya batuk juga penting diketahui, misalnya batuk yang sangat tiba-tiba tanpa gejala lain mungkin menandakan adanya benda asing yang tersangkut di saluran napas. Jenis dan pola batuk juga dapat memberi petunjuk dalam menentukan penyebab batuk. Misalnya batuk yang dialami dalam serangan-serangan yang tidak terkontrol (paroxysmal) mungkin disebabkan pertusis, chlamydia, atau benda asing. Batuk yang menghilang selama tidur dapat menandakan bahwa batuk yang dialami hanyalah karena kebiasaan (habit cough). Gejala lain yang menyertai batuk juga sangat menolong dalam upaya ini karena beberapa penyakit memiliki gejala-gejala yang cukup khas, misalnya: sinusitis, rinitis kronis, atopi, atau asma. Selain itu, paparan terhadap asap rokok juga merupakan faktor penting pada anak dengan keluhan batuk. 
Pada pemeriksaan fisik, ada tidaknya tanda kekurangan oksigen (hipoksia) yang berlangsung kronis harus diteliti, misalnya: gagal tumbuh dan clubbing (kondisi akibat hipoksia kronis di mana batas kuku dengan kulit jari menjadi datar jika dilamati dari samping dan jari terlihat lebih lebar). Selain itu tentunya tanda-tanda lain seperti demam, napas yang cepat, mengi, dan bunyi napas yang tidak simetris juga harus diperhatikan.
Pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan laboratorium atau X-ray hanya dibutuhkan pada kasus-kasus tertentu.

Penanganan

Jika anak dalam keadaan sehat dan pemeriksaan fisiknya normal, yang perlu dilakukan hanyah menghindari paparan terhadap zat yang mengiritasi seperti asap rokok. Tidak ada bukti yang menunjukkan peran obat penekan batuk, dekongestan, anti alergi, atau antibiotik pada penanganan batuk dalam kasus seperti ini. Kunjungan follow-up ke dokter dapat dilakukan dalam 2-3 minggu.
Anak yang tidak terlihat sehat atau yang pemeriksaan fisiknya tidak normal membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut seperti dapat dilihat pada flow chart berikut ini:  
Anak dengan batuk lebih dari 3 minggu
¯ 
 Apakah riwayat/pemeriksaan fisik normal? ®Ya. Hindari iritan, follow-up.
  ¯ 
¯Tidak
  ¯
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada pertusis? ®Ya. Penanganan pertusis    
  ¯
¯Tidak
  ¯
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada asma?      ®Ya. Penanganan asma
  ¯
¯Tidak
  ¯
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada benda asing? ®Ya. Penanganan benda asing
¯
¯Tidak
  ¯
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada sinusitis? ® Ya. Penanganan sinusitis
  ¯
¯Tidak
  ¯
Lakukan X-ray dada dan pemeriksaan lain yang dibutuhkan.
 

Sumber

Clinical Practice Guidelines: Cough Available from http://www.rch.org.au/clinicalguide/cpg.cfm?doc_id=9744

dr. Nurul Itqiyah H

diambil dari (http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=10)

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

Promo

Kaos Sulam Flanel (Handmade)
Gabungan casual..dan elegan...nyaman digunakan sehari-hari
Untuk putra putri yang aktif dan dinamis
Kaos-ayyash
Kaos-ayyash


Leave a Reply