Home » Kehamilan

Menciptakan Orang Pintar Sejak dalam Kandungan

20 November 2008 54 Comments

Hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut.

Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.

Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.

Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.

Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya.

Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.

Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko.

Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko.

Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.

Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.

Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.

Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.

Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.

Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan Twilite Orchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang ‘merangsang bayi’ ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.

Tapi, untuk lebih tuntasnya kupasan mengenai hal itu, coba kita simak penuturan Surastuti yang juga dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Musik klasik, katanya, memiliki berbagai macam harmoni yang terdiri dari nada-nada. Nada-nada inilah yang memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Gelombang ini memberikan ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman, sehingga anak dapat lebih berkonsentrasi.

“Menurut beberapa penelitian, musik klasik memang termasuk metode yang tepat. Anak menjadi siap menerima sesuatu yang baru dari lingkungannya,” ujar pengasuh rubrik konsultasi di Klinik Anakku ini. Tapi, jangan coba-coba memperdengarkan musik-musik keras kepada bayi dalam kandungan. Konon, justru menyebabkan timbulnya kebingungan pada si jabang bayi! (*/V-1)

diambil dari ::balitaanda::

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

54 Comments »

  • Menciptakan Orang Pintar Sejak dalam Kandungan | bayi dan anak said:

    [...] Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap baca lebih lanjut>> [...]

  • Dwi Meiliana said:

    saya sudah punya anak 1 umurnya sekarang 4 mau 5 bulan saya mau bertanya waktu saa hamil saya senang banget mendengarkan lagu anak2 saya merasakan bayi saya ikut menikmatinya,saya juga makan keju,minum su2 hamil( sahari bisa 3-4 gelas)….sakarang anak saya bergerak aktif dia kalau dipangku maunya loncat,dia tengkurap usia 3 mau 4 bulan,seakarang kalau melihat benda yang ada dihadapannya dia merebutnya kalau g dikasi dia akan menangis,kalau mau tidur saya nyanyikan lagu dia senang kadang2 dia liatin saya juga ngoceh2,kalau mau makan saya ajak bicara…saya mau bertanya apakah perkembangan anak saya wajar semestinya bayi umur 4 bulan

  • hztee said:

    Perkembangan anak anda sangat bagus, berarti fungsi otak dan motoriknya berkembang cepat, tidak masalah itu. Dikontrol saja.

  • yono said:

    terima kasih atas tipsnya

  • sanni said:

    saya sangat tertarik membaca tentang anak pintar sejak dikandungan,boleh kah saya kirimkan cerita tentang anak masih di dalam kandungan,

  • abu azra said:

    ana mo tanya, istri saya sedang hamil 7-8 bulan sering sekali merasakan pegel2 dikaki dan pinggang.
    dan akhir-akhir ini juga kadang-kadang masih muntah

  • Diah said:

    Saya sedang hamil 5 bulan. saya sudah bisa merasakan gerakan bayi dalam kandungan. terkadang denyutannya agak lemah, kadang-kadang-kadang kuat sekali dan berpindah-pindah terus dan sering juga selalu di tempat yang sama. seringkali juga saat saya memejamkan mata dan berharap dia bergerak, beberapa detik kemudian dia bergerak. apakah ini ada hubungannya dengan komunikasi saya dan janin saya juga kecerdasannya. saya memang sering mengelus-ngelus perut saya dan memperdengarkan musik-musik lembut seperti instrumentalia. dan seringkali saat itulah dia bergerak-gerak. apakah musik ini juga bisa meningkatkan kecerdasan janin?

  • rini said:

    saya seorang ibu umur 34 th, dan baru tadi pagi saya test dan alhamdullilah hasilnya positifff, ini adalah anak pertama saya, mohon utk di informasikan apa2 yang harus saya lakukan terima kasih

  • eman said:

    haiii

  • hasma said:

    salam..terima kasih untuk tipsnya,moga anakku lahir kelak menjadi anak yang cerdas(_)!!!

  • dian said:

    saya mau tanya,klo orang hamil itu boleh minum es apa gak ya?seumpama tidak boleh alasannya apa?trima kasih….

  • Kadek susi said:

    Infonya menarik sekali..

  • Dellin said:

    Thanks for infox…semoga anakku lahir kelak menjandi anak yg cerdas…

  • NILA said:

    Gmn law lagu klasik dganti dgn lantunan ayat suci alqur’an? saya gak ngerti bahasanya musik klasik itu. dr pd anak saya bingung nantinya. hehehe

  • sarah said:

    kita harus membiasakan dr anak kita makan makanan yg sehat agar terjamin kesehatannya dan kecerdasannya

  • Triana said:

    setuju bgt nih.. kakakku sejak hamil kebiasan makan makanan asem anaknya jadi ikutan hobi makan rujak sampe sekarang udah SD.

  • Maya said:

    pembentukan otak pertama kali itu adalah saat janin didalam kandungan. jadi buat ibu2 hamil ayo deh banyak makan makanan bergizi biar anaknya sehat dan cerdas..

  • Wowo said:

    thanks infonya bundaaa..

  • clara said:

    sejak dalam kandungan anakku suka aku kasih denger musik klasik, tiap malam suami bacain cerita, aneh emang msh dalam kandungan kok da diajak ngomong, dibacain cerita, tp bener loh ampe sekarang anakku lebih cerdas, daya imajinasinya juga lebih berkembang. Yah harus didukung dengan makanan bergizi juga

  • regina said:

    iya yah, klo di negara barat kan sebelum hamil mereka da cek ini itu bahkan sebelum merid, klo di indo mah hamil2 aja, klo da hamil baru jaga makan. Aku juga termasuk yg gt, da tau hamil baru deh jaga makan, kurangi makanan yg manis2 karna takut anakku lahir ntar da obesitas.

  • yuanita said:

    bener bgt, bagusnya yah jaga makan sejak berencana hamil, tp suka susah yah…Aku juga pas hamil naik bbnya banyak bgt karna suka makan makanan yg manis2, abis suka mual, jd klo makan yg manis2 & dingin2 kayaknya enak bgt, hasilnya anakku lahir 4kgan dan terpaksa operasi karna kegedean.

  • atiek said:

    iya dr hamil anakku aku selalu jaga makanan jangan sampai kelebihan berat badan kata dokter sie kurangi makan yg manis dan lebih baik yg alami aja

  • cynthia said:

    kl aku merangsang otak anakku juga memberikan asupan makanan yang bergizi tentunya sampai anakku lahir aku selalu membatasi makan yg mengandung kimia spt ada gula tambahannya ….

  • marissa said:

    klo baca dari majalh dan buku” untuk ibu hamil….mendengarkan lagu klasik dan membacakan cerita pada anak kita waktu masi diperut juga bisa merangsang kecerdasannya….dan harus didukung dgn makan yg benar spt sayur, ikan, susu dan batasin cemilan apalagi yg manis” kan ga mau kitanya gemuk dan anak kita beresiko obesitas

  • camilla said:

    klo anak kita pintar pasti yg senang juga kita…makanya kita sbg orang tuanya harus pintar” merawat dan mendidiknya terutama dlm hal makanan dan minuman klo bisa jangan suka berikan yg manis coba d liat link ini http://youtu.be/VVs25gsEspg

  • esti said:

    dr masi hamil aku banyak makan ikan yg mengandung omega 3, sayur, buah dan susu dan setelah lahir aku bertekad memberikan ASI sampai 2 tahun dan ajarin anakku dr kecil pola makan yg baik dan bergizi dan juga batasi yg namanya ngemil apalagi jajan dluar kan kita ga tau apa aja yg terkandung di jajanan” itu….takut ada pengawetnya, pewarna atau gula buatan….

  • Lola said:

    gitu yah bunda? hmmm…brati gizi juga termasuk hal yang sangat penting yah. apalagi susu yah….usahakan jgn terlalu manis biar anaknya gak malah jadi obesitas daribayi

  • Juju said:

    benar ketika hamil harus memberikan yang terbaik. karena otak dan tumbuh kembang anak kan berawal dari ketika masih dalam kandungan.
    Sebenarnya sih makanan bergizi juga sudah cukup yah, tapi terkadang kita kan suka masak kelamaan, jd kalau mesti nambah susu, pilihlan yang gak ada tambahan gula nya.

  • puspa said:

    bagi seorang ibu memang gak bisa sembarangan konsumsi makanan/minuman saat hamil,karena nutrisinya akan langsung diserap sang jabang bayi..
    kalau dari dalam kandungan anak dilatih untuk hidup sehat,maka kemungkinan besar anak akan terbiasa hidup juga nantinya..
    jadi saat mengandung,ibu harus makan makanan yg penuh nutrisi dan membatasi konsumsi gula..agar bayi dan ibu nya tidak sampai obesitas..

  • renny dorothi said:

    Menciptakan Orang Pintar Sejak dalam Kandungan merupakan tantangan untuk ibu-ibu seperti saya. Saya mau coba untuk anak kedua saya nanti, dengan memperdengarkan musik klasik.

  • yani said:

    waktu hamil aku gak bisa makan yg manis2..kayaknya eneg aja gitu..eh,ternyata kebiasaan itu kebawa lho sama anakku..
    anakku juga gak doyan manis..aku tau nya pas dia minum susu formula..kalo minum susu yg manis dia bisa lgsg muntah..tapi pas dikasi yg gak ada gulanya,dia baik2 aja..
    berarti memang bener ya hubungan ibu-anak itu dimulai dari sejak dalam kandungan..

  • tania said:

    dari hamil tentunya butuh nutrisi yang oke donk….
    katanya dengerin lagu2 klasik juga bisa yah.. :D

  • gracy said:

    Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik. >> betul… emang harus diperhatikan juga asupannya.. :)

  • Mitha said:

    waktu didalam kandungan suami ku dan aku suka mengajaka ngobrol bayi ku, kami sering ajarkan mana yang baik dan ga, kita juga minta jangan rewel dll. sekerang setelah anaknya keluar, bersyukur bgt anak aku ga rewel dibilang tidak ya tidak. tidur juga ga perlu dikelonin. kadang yang seperti ini memang percaya ga percaya bisa terjadi.

  • willyana said:

    thanks ya bun untuk infonya,emang semua nya mensti kita ajarkan dari kecil agar jadi suatu kebiasaaan yang baik bagi anak kita. Kan semuanya juga demi masa depan si kecil juga ya.

  • Sisi said:

    Ibu hamil yang terpenting juga harus makan makanan yang bergizi, karena apa yang dimakan oleh si ibu juga di serap oleh sang anak.

  • lia mauren said:

    Kebetulan nih saya lagi hamil 5 bulan, saya sih inginnya anak saya normal-normal aja, jangan terlalu gede dan seterusnya tidak terlalu gendut. Apa saya perlu mengurangi yang manis-manis dan membiasakan anak nantinya dengan mengurangi makan minum yang manis.

  • reny dorothi said:

    Aneh juga ya anak dalam kandungan kok bisa denger musik. Kalau kita sudah mempersiapkan anak sejak dari kandungan, anak-anak kita bakal lebih pinter dan unggul dari kita-kita nih.

  • tiaradewi said:

    memberikan edukasi sejak di kandungan adalah hal yg terbaik yg harus dilakukan ortu buat anaknya, karena sejak dikandungan tersebut keajaiban yang TUHAN berikan kepada manusia. Selain nutrisi yg baik hal2 positif ucap dan laku juga harus diberikan…

  • willy said:

    menurut anda apa yang harus dipilih antara orang pintar atau orang baik. karena orang pintar belum tentu berhati baik tetapi orang yang berhati baikpun belum tentu pintar…

  • eko supiannor said:

    gue seneng ada tips yg sangat membantu istri dan anak ku nantinya…

  • birthday greetings said:

    I agree with your Tips Untuk Ibu Hamil | bayi dan anak, fantastic post.

  • dadan said:

    New Product Prudential:
    PRUmychild »» PRUjuvenile cc
    ”1st in *ID*INDONESIA”

    Pru My Child.

    Untuk menjaga pada masa sedang hamil, s/d melahirkan & s/d dewasa.
    Yang dilindungi ibu & anak max.UP 500jt.
    Menawarkan perlindungan hidup untuk si anak bahkan sejak kandungan usia 5bln.

    Usia masuk: Usia kehamilan 5bln,& Usia ibu: 18-40th.
    Max.UP ibu: sesuai tabel manfaat
    UP anak max.500jt

    Manfaat :
    ?Perlindungan kematian janin selama masa kehamilan s/d anak lahir.
    ?Perlindungan kematian ibu selama masa kehamilan s/d anak lahir.
    ?Perlindungan komplikasi kehamilan janin & komplikasi kelahiran untuk ibu.
    ?Manfaat perawatan inkubasi/ICU/HCU s/d anak usia 60hari.
    ?Perlindungan penyakit bawaan s/d anak usia 5th.
    ?Manfaat meninggal s/d usia 99th, TPD s/d usia 70th.

    PRUjuvenile Crisis Cover

    ?PRUjuvenile: s/d Usia anak 18th
    (32Crisis Cover)
    ?PAD: s/d Usia anak 55/60/65/70.
    ?PADD: s/d Usia anak 55/60/65/70.
    ?PRU Parents Payor: 18 & 25th.

    Note: Hanya untuk proses kehamilan Normal (tidak bayi tabung)

    Manfaat:
    ?Kematian selama kehamilan dibayarkan UP.
    ?Komplikasi kehamilan & kelahiran dibayarkan sebagai Lump Sum.
    ?Keguguran dikembalikan premi total.
    ?Ibu meninggal / ibu & janin meninggal maka UP / total premi yang dibayarkan dilihat mana yang lebih tinggi.
    ?Ibu komplikasi kehamilan: s/d 100%(reimburse)

    Setelah:
    ?Hospital care (incubator/ICU/HCU) manfaat harian (Cash Plan).
    ?Kondisi bawaan lahir: s/d 100% UP (reimburse)
    ?Anak meninggal (TPD): 100% UP + nilai tunai (usia di atas 5th)
    ?Komplikasi kelahiran bagi Ibu: 100% UP (reimburse)
    ?Manfaat/deskripsi/(plan1/2/3)
    ?Manfaat untuk Ibu,
    Apabila plasentanya lepas
    Cairan ketuban pecah yang menyebabkan emboli (air ketuban masuk paru² janin)
    Fatty lever pada kehamilan
    Diseminated intravasculer coagaltion
    Komplikasi kehamilan( post natal complikasi)
    Pendarahan (post partum)

    Untuk Informasi lebih lanjut :
    Dadan Kusnandar
    081514186411/ 021-93115210
    BB : 21805FCB

  • cara cepat hamil said:

    It’s very trouble-free to find out any topic on web as compared to textbooks, as I found this piece of writing at this website.

  • Air Jordans Fusion 9 said:

    To contact Jamie e-mail jsaettele@dailyfx.com. Follow me on Twitter @JamieSaettele

  • Femmes Nike Blazer Mid said:

    Globalisation and climate change have shown a growing impact on the stability of fragile mountain ecosystems and the livelihoods of mountain people across the world. Climatologists have, however, pressed on need to help mountain people, particulary Hindu-Kash Himalay (HKH) region, to understand these changes, adapt to them, and make the most of new opportunities, while addressing upstream-downstream issues.

  • Air Jordan 1 said:

    Replacing something like a can seem huge, but it’s actually an investment that pays itself off faster than you think. Your home appliances should be working for you, not against you. So how much can a brand new appliance really save you?

  • New Balance 574 said:

    there are new road

  • Polarized said:

    Following the dismissal of the PML-N government in 1993, the PPP-PML-J coalition government had launched several inquiries into embezzlement of the local funds during the previous regime,Michael Kors Watch, but these were hushed up for political reasons afterwards.

  • RB4039 said:

    Month

  • graduation party supply said:

    Admiring the time and energy you put into your blog and detailed
    information you present. It’s nice to come across a blog every once in a while that isn’t the same old rehashed information.
    Fantastic read! I’ve bookmarked your site and I’m including your RSS feeds
    to my Google account.

  • Cosméticos y perfumes said:

    Lawlessness trickles down: It has to be understood that the upper strata of the ‘civilised’, well-educated and the wealthy are in the forefront when making a mockery of the law, while the lower classes only mimic them. This has produced a ‘VIP culture’, which has crippled the entire body of the nation. The irony is that, instead of combating this evil,Michael Kors Outlet, it has been nurtured by all successive governments and the ruling elite. The lawmakers have turned out to be the biggest lawbreakers of the country.

  • Belstaff Tee Camisa Hombres said:

    Edwards lost her son, then her health. A stroke crippled her a month before the tornado. Her nurse and therapist, on their first house call, helped her take shelter in the bathroom while the wind ripped out her walls and roof.

  • CARTERAS DE MUJER (1) said:

    e3300eb16b6f8e5bae9c229bc9332b8bYle Radio 1 sunnuntaisin 20.4. – 4.5.2014 klo 15.00, uusinnat maanantaisin klo 19.03

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.