Home » Tips

Tips Menidurkan Bayi

2 March 2012 29 Comments

5 Metode menidurkan bayi agar orangtua dapat tidur dengan nyenyak.
Apa pun cara yang dipilih jangan abaikan kebutuhan rasa aman pada bayi.

Kualitas tidur bayi tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari. Bayi yang tidur cukup tanpa sering terbangun akan lebih bugar dan tidak gampang rewel. Manfaatnya juga bisa dirasakan ibu dan ayah. Kualitas tidur orangtua bisa lebih baik jika bayi bisa tidur pulas sepanjang malam. Aktivitas dari pagi hingga sore hari pun bisa dijalani dengan lancar.

Masalahnya, bayi sering terbangun di malam hari bukan lantaran lapar atau gangguan lain, tetapi seperti diungkapkan Siobhan Stirling dalam bukunya Sleep, sebagian besar bayi terbangun di tengah malam karena perubahan fase tidur, dari tidur lelap ke tidur ringan.
Tidur ringan atau tidur REM (rapid eye movement) merupakan kondisi tidur dengan ciri-ciri antara lain, napas tidak teratur, tubuh cenderung tegang, dan bola mata bergerak-gerak di bawah kelopak mata. Dalam kondisi ini, bayi mudah terbangun dari tidurnya. Tidur jenis ini dialami bayi sejak berusia 6-7 bulan dalam kandungan. Sebagian besar bayi normal tidur dalam keadaan REM.
Sebaliknya, tidur nyenyak atau non-REM ditandai dengan keadaan sangat santai, relaks, berbaring tenang dengan detak jantung dan tarikan napas yang teratur, dan hampir tidak ber-mimpi. Sulit membangunkan bayi dalam fase tidur ini.
Bayi akan mengalami perubahan fase tidur dari REM ke non-REM. Bayi yang baru lahir, misalnya, begitu tertidur akan memasuki fase REM, tapi 20 me-nit berikutnya mengalami fase tidur non-REM. Terbangun saat perpindahan fase adalah hal biasa. Saat terbangun, mungkin bayi akan menangis dan mencari sang ibu. Tak jarang, ibu lantas menyusui atau menggendong bayi berkali-kali yang tentu saja mengganggu kualitas tidurnya. Tiap beberapa jam, ibu atau ayah harus terbangun dan menenang-kan sang bayi.

PILIH CARA YANG PALING SESUAI
Jika si bayi sering terbangun di tengah malam dan orangtua merasa kualitas tidurnya menurun, ada baiknya untuk mengajari bayi tidur. Sebenarnya ia bisa menenangkan diri sendiri dan kembali tertidur pulas setelah terjaga sejenak. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan Anda dan si kecil seperti ditawarkan Stirling berikut ini:

1. BERSIKAP DINGIN
Metode ini merupakan metode “paling kejam”. Tetapi seperti janji Stirling, metode inilah yang paling jitu. Orangtua bisa mera-sakan efeknya dalam waktu tiga hari. Caranya dengan meletakkan bayi di tempat tidur. Setelah mengucapkan selamat tidur padanya, tinggal saja sampai ia tertidur dengan sendirinya.
Sebagian besar bayi akan menangis begitu orangtua menghilang dari pandangannya. Tapi lama-lama, karena tidak mendapat respons, bayi akan menyerah dan akhirnya tertidur. Mungkin saja bayi akan menangis lama. Terus terang, metode ini sangat keras dan menjadi pilihan yang sangat sulit bagi orangtua.
* Tip agar berhasil:
- Sebelum memulai metode ini, bayi harus aman dan nyaman. Perhatikan keadaan tempat tidurnya, pakaian, popok, dan perlengkapan lain.
- Kemauan, kesabaran, dan keteguhan adalah resep sukses metode ini.
- Kalau perlu, jelaskan pada tetangga mengapa si kecil sering menangis selama beberapa malam.
- Kuatkan tekad. Jika orangtua menyerah, bayi akan menjadikan tangisan sebagai senjata untuk memaksakan kehendak.
* Komentar pakar:
Tri Novida, Psi. menjelaskan, metode ini cukup berisiko. Bayi bisa saja menangis berjam-jam karena merasa tidak aman. Gangguan seperti gumoh, muntah, kolik, dan tersedak bisa membuatnya semakin tak nyaman bahkan menyakitkan. Selain itu, pada bayi-bayi tertentu, tindakan ini dirasakan sebagai pengabaian dan ia sulit mendapatkan rasa aman. Sangat mungkin anak kelak akan tumbuh menjadi pribadi yang “tegaan”, selain membuatnya menjadi sosok penakut. Metode ini juga mengharuskan bayi memiliki kamar sendiri.

2. KENDALIKAN TANGISAN
Metode ini banyak digunakan orangtua di banyak negara dan cukup efektif menenangkan bayi setelah beberapa malam. Prinsipnya hampir sama dengan metode kesatu, yaitu biarkan bayi menangis. Bayi pun akan menyerah dan akhirnya tertidur. Bedanya, metode ini memberikan waktu jeda yang diperpanjang secara berangsur-angsur. Sebelum memulainya, orangtua bisa memutuskan berapa lama anak akan dibiarkan menangis, minimal satu menit. Setelah meletakkannya di tempat tidur, ucapkan selamat malam dan tinggalkan si kecil. Jika bayi tetap terjaga, kembalilah dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, misalnya 5 menit. Setelah bayi ditenangkan, tinggalkan lagi dan kembali dalam waktu yang lebih lama, begitu seterusnya hingga orangtua bisa meninggalkan bayi paling lama 20 menit.
Lakukan hal itu pada malam berikutnya. Secara perlahan tingkatkan jeda waktu sebelum memeriksa keadaan bayi. Misalnya, jangan kembali menengok si kecil sebelum 10 menit berakhir, lalu perpanjang waktunya hingga maksimal 25 menit. Pada malam ketiga, setelah 15 menit ibu baru bisa menengok bayi di boksnya, kemudian jeda diperpanjang menjadi 30 menit, dan seterusnya.
* Tip agar berhasil
- Lakukan 4 rutinitas pendukung agar bayi tenang (lihat boks).
- Gunakan jam atau stopwatch untuk memantau waktu jeda sebelum memeriksa kamar bayi dengan akurat.
- Agar Anda sendiri tidak gelisah, coba lakukan aktivitas menyenangkan saat menunggu waktu jeda.
- Jangan kembali jika bayi sudah terlihat tenang. Kedatangan orangtua hanya memancing bayi menangis kembali.
* Komentar pakar:
Meski lebih lembut dari metode pertama, cara ini mungkin tidak efektif, terutama bagi bayi-bayi berkarakter keras. Bayi juga bisa merasa dipermainkan perasaannya. Untuk si kecil dengan karakter yang lebih kooperatif, cara ini bisa dicoba. Kelebihannya, anak bisa belajar berpisah dari orangtua terutama ibunya tanpa kehilangan kedekatan emosi.

3. MEMBUJUK BERULANG
Ini metode terbaik bagi orangtua yang tidak bisa atau tidak tega membiarkan bayinya menangis. Yakinkan si kecil, bahwa Anda selalu berada di dekatnya dan mintalah dia untuk tidur. Penerapannya sebagai berikut: ucapkan kata-kata khusus pengantar tidur, lalu berjalanlah menjauh (bisa ke luar kamar). Bayi mungkin akan menangis. Jika itu terjadi kembalilah dan ucapkan kata pengantar tidur, lalu tinggalkan. Ulangi langkah-langkah itu sampai bayi tertidur.
* Tip agar berhasil:
- Lakukan 4 rutinitas pendukung agar bayi tenang (lihat boks)
- Jangan melakukan kontak mata atau mengubah suara menjadi lebih membujuk.
Metode ini, memerlukan waktu lama pada dua malam pertama. Tetapi orangtua harus tenang dan jangan terpengaruh. Selain itu, metode ini membutuhkan stamina yang tinggi dari orangtua, karena harus bolak-balik menenangkan.
* Komentar pakar:
“Metode ini lebih lembut dan manusiawi,” ungkap Tri. Ibu bisa mengontrol bayinya dengan lebih mudah. Rasa aman bayi juga terjaga karena masih bisa melihat ibu, meski agak berjauhan. Tempat tidur orangtua dan boks bayi bisa berada di dalam satu kamar.

4. BERI CIUMAN
Setelah meletakkan bayi di tempat tidur, ucapkan kata pengantar tidur dan berikan ciuman. Berjanjilah untuk kembali lagi dan memberinya ciuman. Mundurlah beberapa langkah sebelum memberikan ciuman kedua. Jika bayi bergerak-gerak minta digendong atau menangis, jangan menegurnya, tetapi baringkan kembali dan berikan ciuman perpisahan. Setelah beberapa hari, kita akan tahu jumlah ciuman dan waktu yang dibutuhkan.
* Tip agar berhasil:
- Jangan beri hadiah selain ciuman, seperti pelukan, percakapan, dan susu.
- Tegaskan, si bayi akan mendapat ciuman jika tetap berbaring.
- Jangan beri ciuman jika bayi sudah tertidur, karena bisa membangunkannya.
* Komentar pakar:
Cara ini juga bisa dicoba. Anak merasa diperhatikan dan dicintai. Ketika rasa amannya sudah tumbuh, kebutuhan diciumi supaya bisa tidur akan berkurang. Ia bisa menenangkan diri sendiri jika terbangun.

5. MUNDUR PERLAHAN
Baringkan si kecil, kemudian duduklah di sampingnya sampai ia tertidur. Di minggu-minggu berikut, perlahan-lahan berpindahlah sedikit lebih jauh dari tempat tidurnya, sampai akhirnya Anda tidak mesti berada di dalam kamar saat bayi tertidur. Ia mungkin akan menolak setiap kali orangtua bergeser dari sisi tempat tidur. Jika ibu tetap tenang dan tegas, penolakan tersebut akan berakhir hanya dalam waktu satu atau dua malam.
* Tip agar berhasil:
- Jangan lakukan kontak mata atau kegiatan apa pun dengan bayi. Bacalah buku agar dia sulit menarik perhatian Anda.
- Anda hanya bisa menjauh jika bayi telah terbiasa dengan posisi sebelumnya.
- Sesuaikan kecepatan berpindah dengan kemampuan bayi mengatasinya. Jika ia begitu cemas melihat “perpindahan” Anda, maka bergeserlah sedikit saja. Sebaliknya, jika ia tidak terganggu, Anda bisa mempercepat penarikan diri.
* Komentar pakar:
Metode ini bisa memakan waktu lama dan menguras stamina. Cocok bagi ibu yang tidak lelah. Kedekatan emosi, rasa aman, dan perasaan dicintai masih bisa dirasakan bayi.
Lima metode di atas bisa diterapkan sedini mungkin, meski ada orangtua yang baru menerapkannya setelah bayi berumur 3 bulan ke atas. Jadi, orangtualah yang paling tahu kapan harus memulainya. Satu hal yang pasti, apa pun metode yang diterapkan jangan pernah menyerah.

5 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
Tri mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bayi tertidur, di antaranya:
1. BERI MAKANAN/MINUMAN YANG CUKUP
Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makan dan minum bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia memang haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.
2. PEMILIHAN BAJU YANG TEPAT
Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya sesak. Pilih yang bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.
3. BERSIHKAN BADAN
Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal yang mengganggu tidurnya. Sebaiknya, seka tubuh bayi dengan waslap basah sebelum tidur. Kalau perlu sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.
4. ATUR KAMAR DAN RUANGAN
Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Ini meliputi tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri. Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya. Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga.
Jangan gunakan pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Pakailah kelambu yang bisa melindungi bayi dari serangan nyamuk.
5. BUANG AIR SEBELUM TIDUR
Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang, ini tidak menjamin bayi tidak BAB dan BAK di waktu malam, karena sering tidaknya bayi buang air dipengaruhi asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya, bayi terbiasa mengatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK. Nah, agar bayi bisa tetap “kering” jangan biasakan memberinya susu jika ia bangun malam atau gunakan pospak. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam saja.

4 RUTINITAS PENDUKUNG
Agar bayi dapat tidur teratur dan lelap, Tri yang berpraktik di Aditya Medical Center Jakarta menganjurkan para orantua untuk melakukan beberapa rutinitas. Pilihlah cara yang paling cocok dengan bayi Anda.
1. MENDONGENG
Dongeng dapat membuat bayi cepat terlelap. Pilihlah buku dongeng yang lucu, menarik, dan singkat. Bacakan secara lembut dan berulang-ulang. Tapi asal tahu saja, tidak semua bayi bisa menikmati cerita. Efektivitas cara ini juga sangat bergantung pada kemampuan orangtua mendongeng. Jika bayi kelihatan tidak tertarik jangan dipaksakan. Ganti dengan buku yang gambarnya lebih menarik, tidak terlalu banyak detail, atau cari cara lain yang lebih efektif.
2. BERNYANYILAH DAN BISIKKAN KATA-KATA MESRA
Lengkapi dongeng dengan nyanyian Nina Bobo atau lagu lain sejenis yang mampu menenangkan bayi. Begitu juga kata-kata penuh rasa sayang yang diucapkan sayup-sayup dan lembut. Semua itu bisa membuat bayi tenang. Ulangi kata-kata tersebut setiap kali meletakkan bayi di tempat tidur. Ketenangan merupakan kunci bayi tidur pulas.
3. SETEL MUSIK PENGANTAR TIDUR
Musik yang indah akan membuai bayi dengan cepat, terlebih jika ibu sudah terbiasa memperdengarkan musik sejak bayi masih dalam kandungan. Beberapa bayi berhasil ditenangkan dengan cara-cara ini. Cobalah, karena musik juga memberikan efek terapi yang dapat merangsang perkembangan otak bayi.
4. CIPTAKAN POLA HIDUP TERATUR DAN HINDARI STRES
Rutinitas yang dilakukan bayi sejak bangun tidur hingga menjelang tidur kembali (mandi, makan, main, buang air, membersihkan gigi dan mulut, mendengarkan dongeng, dan sebagainya) membantunya menemukan ritme kehidupan. Ritme teratur membuat bayi mampu melakukan antisipasi terhadap situasi sehingga dengan begitu ia dapat memperoleh kestabilan emosi. Kestabilan ini sangat memengaruhi kualitas tidur bayi.
Kondisi psikis ibu juga sangat memengaruhi emosi bayi. Ibu yang stres akan memancarkan energi negatif pada bayinya sehingga ia ikut-ikutan cemas. Kecemasan jelas berpengaruh pada kualitas tidur bayi. Karena itu, agar bayi bisa tenang ibu juga mesti menjaga kondisi mentalnya supaya tetap stabil.

Reff : Nakita
diambil dari blessingkid.wordpress.com

FYI. Buku amazon berkaitan dengan Tips Menidurkan Bayi:
http://bayikita.wordpress.com/2008/01/02/membuat-bayi-tidur-lelap-buku-amazon/

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

29 Comments »

  • bayikita said:

    ada satu cara lagi agar bayi tidur.
    Seperti sudah umum diterapkan. tapi entah kenapa tdk disebutkan disini… yaitu dengan memberinya asi.
    bayi akan merasa aman dan nyaman…. gimana bund?

  • dhian said:

    setujuuu….
    baby damian-ku selalu tertidur setelah dia mendapatkan ASI langsung dari “pabrik”nya, hehehe…Maklum, seharian dia hanya minum ASI perasan yang disimpan dalam botol karena mamanya harus bekerja, dan seharian itu dia hanya ditungguin sama Si Mbak…
    Selain itu, kami juga tidur di satu tempat tidur, sehingga sampai pagi bisa saling berpelukan….itu juga cara jitu membuat anak lelap tidur lho…

  • abahnya Kautsar said:

    boleh lah… masukan-masukannya
    tapi aku juga punya masukan nih sangat bermanfaat sekali terutama untuk menidurkan bayi yaitu dengan mendengarkan murattal (bacaan al-Qur’an), menakjubkan anak saya perlahan tapi pasti langsung tidur. zzzzz…..zzzzzzz

  • mamamiska said:

    kalo untuk bayiku, miska, 8,5bulan, cara tercepat, terampuh dan yang saling menguntungkan, ya dengan menyusuinya sambil tiduran sampai ia tertidur.. bayi senang, ibu tenang..

  • puspa said:

    setuju di susui dulu sampai puas…tp si jagoan saya hobinya guling2an dulu di box bru deh bobok sya dr jauh ngeliatnya kadang membatin “apa ga capek2 ni anak “heheheh

  • rianda said:

    anak saya susah sekali untuk tidurnya saat ini dia selalu terbangun dari pukul 1 dini hari hingga jam 4 pagi…..saya pusing mungkin ada saran
    terima kasih

  • Sri Lestari said:

    anak saya kembar perempuan. yang satu kalo tidur minta di tepuk- tepuk, yang satu lagi kalo di dengerin musik dari boneka juga lama lama tidur. dan mereka tidur malemnya pules banget. dari jam 8 malem sampe waktu adzan subuh baru bangun untuk minum asi. ini sangat membantu saya kalo malem bisa istirahat setelah seharian di kantor. thank’s my twins

  • anis said:

    bintang-ku suka sekali dinyanyiin sebelum bobo, tp sekarang tiap jam 2 dini hari pasti bangun minta nenen dan bangun lagi jam 4 pagi. yg paling lucu bobo2nya pasti tengkurep

  • ibunyathufail said:

    klo Thufail,bisa tdr pules klo dimimik-in mpe lelap
    trs bolak balik dl sambil ditepuk2 pantatnya
    baru deh bobok
    2 atau 3 jam bangun dan diberi asi lagi
    trs bobok lg mpe pagi

  • dwi aristyo said:

    duh lucu-lucu ya mereka,nggemesin gitu. anak saya, najaa, skrg umurnya 4,5 bulan, baru jago tengkurap. dipakein baju blm selesai dah tengkurap. najaa-ku, asal asi nya cukup mengenyangkan buat dia, pasti deh, kalo ga dibangunkan, ga bangun-bangun. sampe mama nya yang bingung. tapi kalo dah bangun, trs dia tahu klo mau dikasih asi, senyum-senyum gt, lucu… :-)

  • sapto rini said:

    tips-tips nya sangat berguna bagi mereka para ibu-ibu muda

  • surgazka said:

    dengan menyusui secara langsung sebelum tidur dapat membuat bayi anda tidur dgn tenang….sprt yang kulakukan terhadap azka anankku…

  • agustina said:

    anakku uda 8 bulan…selama ini tidur malamnya selalu susah.cara yg paling jitu yaitu di gendong dulu (ditimang),,uda tertidur baru diletakkin di box…tp makin bertambahnya usia bayi,,bertambah pula berat badannya..skrg ini uda mulai ga sanggup aku gendong lama..
    terlambat ga umur 8bln br diajarin tidur sdr??

  • Erlin said:

    kalo anakku fang2 umurnya 8,5 bulan kalo tidur masih sama mama papa karena bagiku lebih mudah menangani kalo dia tiba2 terbangun di malam hari yaitu kasoh asi. Dia terbangun bukan karena lapar, tapi emang umur segini sering terbangun lantaran mau tumbuh gigi jadi rewel makanya saya dan suami bisa memakhlumi.

  • olive said:

    christ,bayiku yg masih berusia blm genap 2 bulan,senang bgt tidur disamping aku seranjang,sambil diberi ASI lgs dr pabriknya,dia pasti lelap tidurnya,dibanding tidur di boks

  • kharunia said:

    dulu waktu ravi belum sebulan aku pijitin sebelum dia tidur. hasilnya tidurnya lelap banget.kalo terpaksa tengah malam bangun aku pake cara seperti nomer 1 diatas. sekarang ravi udah 3 bulan dan tidurnya masih terus pules,jarang terbangun. apa dasarnya tukang tidur kali ya,heheheh…

  • liz said:

    klo anakku tidurnya mang malem2, minimal jam 11. nidurinnya juga gampang banget, disusui sambil tidur sebentar aja dah terlelap. Bangun2 eh…dah subuh jam 5.nah jam 5 ini dia minta nenen lagi, so tidur lagi ampe jam 8 ato 9. Soalnya mau dibangunin pake cara apa juga klo blm jam segitu g kan mau bangun. Cuman mulet2 thok…Gemes dech liatnya…

  • ummu fudhail said:

    Tidak usah khawatir bila bayi belum teratur tidurnya, dedeku Yumna’ sampai umur 2 bulan sering begadang dari pukul 2 dini hari ampe subuh, sampai2 aku dan abinya kewalhan, pas masuk usia 3 bulan dengan sendirinya punya kebiasaan sendri. Amati aja kebiasaannyA. Sekarang unna udah teratur tidur malam mulai pukul 9 malam ampe subuh tapi sebelumnya diksi kenyang dulu ya bu dengan asi, untuk siang biasanya unna aktif main supaya bisa tidur aku sering kasi dia asi sambil bobo’,istilah kerennya ” tete’ bobo’”

  • jenny said:

    Waktu javeline ku usia 2bulan wah…luar biasa de capeny dari pagi bobo teruz mpe jam 1.30 subuh bangun smpai jam 10 pagi
    Keadaan ini teruz2san,nangis melulu..uda di timang2ndi beri asi,susu formula tetap aja rewel.bobony cm bebtar doang paling lama 1/2 jam
    Wui kwbayang ga capeny..tapi demi anak apapun di lakukan.cape,ngantuk kadang emosi…
    Tapi ibu2 jgan khwatir,mank bener kata orang2 tua perangai anak setiap bulan berubah2.
    keadaan ini cm sementara aja kok ntar berubah sendiri
    ,skrang jave ku uda 3 bulan dan bobony uda teratur.n bobo jam 9 ato 10 mlm mpe pagi de.
    Cm 1x aj bngun jam.5 minta susu.tapi kalo mau bobo tu jave ku nangis dulu baru bobo…lucu y
    Kalo ingat kelakuanny umur 1 dan 2 bulanny hm hm hm…
    Oh ya kalo uda rewl mau bobo yang paling ampuh kasi nenen sambil timang2

  • yanti said:

    hi, saya dr m’sia, baby saya waktu lahir hingga umur sebulan tidur malam dari kul 9 hingga subuh baru bangun tp masuk umur 2 bulan dia mula jaga utk susu 3x semalam. skrg menjelang umur 3 bulan dia makin kerap terjaga iaitu setiap 2 jam. sudah 4 hari perkara ni berlaku dan 4 hari saya tak tidur mlm. baby saya mmg tidak boleh dgr bunyi lansung walopon hanya derap tapak kaki atau tombol pintu yg dipulas pasti dia jaga. tolonglah saya sgt stress dan sakit kepala sbb kurang tidor

  • Haruko said:

    Bayi saya sekarang berusia 2,5 bln.Waktu usia 1bln ke bawah saya selalu begadang,tetapi lama kelamaan jam tidurnya berubah.Sekarang ia hanya bangun 2x yaitu jam1 dan jam5.Saya hanya memberinya susu pada jam5,klo jam1 saya memberikannya air putih dan ia kembali tertidur lelap.Kualitas asi saya sedikit sehingga sekarang saya sudah tidak memberikannya asi namun saya tidak mengalami kesulitan ketika menidurkan anak.Tip dari saya adalah matikan lampu dan nyalakan lampu redup,itu akan memberikan rasa tenang kepada bayi ketika tidur.

  • toko online perlengkapan ibu dan anak said:

    thanks sharenya. bayi saya waktu bayi 0-3bulanan kayanya tidurnya lebih nyenyak. tp, makin kesini, dia jadi sering bangun malam u/mimi. tidurnya juga ga bisa denger suara dikit langsung bangun. knp ya?

  • siska andriani said:

    memang bnr kenyang dulu baru tdr, si luthu saya ini kalo sdh digendong dia malah gak mau di baringkan..,gmn kalo yang seperti ini..

  • brygetha said:

    makasih ini sanngat membantu saya.

  • fillya said:

    anakku umurnya hmpir 10bln aku khawatir bnget krn anakku suka tdr dari jam 4 subuh sampe jam 3 sore,anakku tdk pernah makan pagi selalu saya kasi mkn sore pas dia bngun,gmna ya?aku jd khawatir perkmbngan anakku,tlg dong ksi saran

  • Chyntia said:

    setuju krn ASI adalah makanan terbaik bagi bayi sampai umur 6 bulan

  • yTYROOKcqo said:

    tramadol without prescription tramadol 50 mg ratiopharm – tramadol dosage weight dogs

  • gaNnubNjxr said:

    valium online getting high valium – effect valium high blood pressure

  • Yunita said:

    Kadang dengan mengendong sambik mengayun dan bernyanyi oleh ibunya si bayi dengan cepat bisa tidur

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.