Home » Kesehatan Bayi / Anak, Tips

Serba serbi seputar Buang Air Besar (BAB) pada Bayi ASI

18 March 2012 32 Comments

Seribu pertanyaan yang timbul mengenai Buang Air Besar (BAB) pada bayi. Terutama bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. Tak jarang pertanyaan ataupun asumsi yang beredar seputar BAB pada bayi ASI membuat kita menjadi ragu ataupun bingung untuk terus memberikan ASI eksklusif kepada bayi baru lahir. Satu hal yang pasti adalah pola dan karakterisik BAB pada bayi ASI eksklusif memang berbeda dengan bayi susu formula ataupun bayi yang mendapatkan campuran ASI-susu formula. Agar kita tidak kebingungan ataupun ragu, yuk kita cari tahu bagaimana sebetulnya pola BAB & karakterisik tinja pada bayi ASI serta hal-hal seputar BAB pada bayi.

 

Hari-hari pertama pasca kelahiran

Dua puluh empat jam pertama setelah bayi lahir, ia akan mengeluarkan tinja berwarna gelap kehitaman, agak mengkilat, lengket dan tidak berbau. Tinja ini dinamakan mekonium. Mekonium ini merupakan sisa absorpsi dari ketuban selama bayi berada dalam rahim ibu. Begitu bayi mendapatkan ASI, mekonium akan dikeluarkan dari tubuh bayi. Kemudian dengan semakin seringnya mendapatkan ASI, tinja bayi akan berubah kekuningan dan kadang berbentuk seperti biji (seedy). Warna dari tinja bayi pun berubah dari kuning ataupun kuning kehijauan. Dan hal ini normal sekali terjadi. Tinja bayi ASI juga nyaris tidak berbau. Konsistensi (bentuk) dari tinja bayi juga terkadang berbentuk seperti bubur ataupun vla. Terkadang juga mirip seperti mustard atau selai kacang. Sesekali tampak juga bentuk seperti biji-bijian pada tinja bayi. Hal ini normal sekali terjadi.

Untuk lebih mudahnya, kita perhatikan tabel berikut mengenai pola buang air kecil (BAK) dan karakteristik tinja pada bayi baru lahir. Perhatikan bahwa tabel berikut hanya berlaku untuk bayi baru lahir cukup bulan. Bayi prematur biasanya memiliki tabel yang berbeda.
Usia Bayi Jumlah Minimum BAK Bentuk & Warna BAB
Hari 1 (lahir) 1 Kental, hitam, lengket, spt aspal
Hari ke-2 2 Kental, hitam, lengket, spt aspal
Hari ke-3 3 Kuning kehijauan
Hari ke-4 (saat ASI dibuat banyak) 5-6 Kuning kehijauan
Hari ke-5 5-6 Kuning kental, terlihat “berbiji”
Hari ke-6 5-6 Kuning kental, terlihat “berbiji”
Hari ke-7 5-6 Kuning kental, terlihat “berbiji”

Awalnya disangka “diare”

Seiring bertambahnya usia, bayi baru lahir memiliki pola BAB yang bervariasi. Umumnya bayi akan buang air besar kurang lebih 2-5 kali sehari hingga ia berusia sekitar 6-8 minggu. Tinjanya akan berbentuk sama seperti sebelumnya, cair lunak seperti bubur. Warnanya pun bervariasi dari kuning hingga kuning kehijauan. Karena bayi terkesan sering BAB, maka tak jarang banyak ayah atau ibu yang khawatir bayinya diare. Bahkan beberapa bayi ASI akan BAB setiap kali selesai menyusu. Apalagi pola ini tidak ditemukan pada bayi yang mendapatkan susu formula ataupun campuran susu formula-ASI. Hal ini juga yang membuat banyak orangtua ragu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, karena takut bayinya terkena “diare”. Tapi benarkah demikian ?! Mengapa ASI membuat bayi di usia ini sering BAB ?

Tahukah kita bahwa kondisi tersebut diatas normal sekali terjadi. Dan bukanlah pertanda bayi mengalami diare. Salah satu manfaat ASI dari ribuan manfaat lainnya adalah ASI akan berfungsi sebagai laksatif atau obat urus-urus. Di awal bayi baru lahir hingga usia bayi 6-7 minggu, ASI akan membersihkan sistem pencernaan bayi saat ia masih di dalam rahim ibu. Kemudian ASI akan melapisi sel-sel usus halus yang masih terbuka dengan antibodi dari ASI, sehingga terlindung dari resiko alergi dan gangguan pencernaan. Tidak hanya itu saat bayi BAB, maka bilirubin yang tidak terpakai dalam tubuh akan dibuang melalui tinja. Ini berarti fungsi hati yang masih belum sempurna akan terbantu dengan baik dan resiko kuning pada bayi akan terminimalisir. Inilah mengapa bayi ASI akan sering BAB. Agar ibu tidak bingung, ibu juga perlu memahami bagaimana tanda diare pada bayi.

Kok jadi susah BAB ?

Saat bayi memasuki usia sekitar > 6 minggu, pola dari BAB akan berubah. Jika tadinya bayi ASI sering BAB, maka ia akan jarang BAB. Frekuensi BAB tiap bayi ASI pun bervariatif. Ada yang 2 atau 3 hari sekali. Bahkan ada yang hingga 12 hari atau lebih tidak BAB. Jika tadinya orang tua khawatir akan bayinya yang sering BAB, maka beberapa minggu kemudian kekhawatiran sebaliknya terjadi. Banyak sekali orangtua yang takut anaknya mengalami sembelit (konstipasi).

Kondisi tersebut juga normal terjadi. Di usia ini, bayi ASI akan jarang BAB. Hal ini disebabkan ASI diserap sempurna oleh tubuh bayi. Karena diserap sempurna, maka tidak akan ada ampas yang dibuang dalam bentuk tinja. Selama perilaku bayi baik-baik saja, pola pertumbuhannya baik, tidak kesakitan atau rewel luar biasa saat mengejan (lethargic), maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Perhatikan juga saat bayi BAB dan bentuk tinjanya. Jika tinja berbentuk seperti biasa (lunak seperti bubur atau selai) dan bayi tidak mengalami kesulitan saat mengeluarkan tinjanya, maka bayi jelas tidak mengalami sembelit (konstipasi). Lain halnya bila bayi mengalami sembelit, tinjanya akan keras padat, agak kering dan sulit dikeluarkan. Jika hal ini terjadi, ibu dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter anak.

Seringkali para ayah ibu melakukan intervensi agar bayinya BAB. Mulai dari pemberian obat pencahar, memberikan jus buah hingga merangsang anus bayi dengan sabun dsbnya. Hal ini sama sekali tidak dibutuhkan. Selain bayi akan tergantung dengan rangsangan agar bisa BAB, tindakan tersebut juga dapat membahayakan bayi. Dengan mengenali dan memahami perilaku bayi dan karakteristik tinja bayi agar terhindar dari tindakan yang tidak diperlukan. Sekali lagi semua kondisi yang ada hanya berlaku untuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dan selama masa ASI eksklusif. Jika bayi sempat diberikan campuran susu formula ataupun makanan lainnya, kondisi normal yang tersebut diatas tidak dapat diterapkan.

Pola BAB yang jarang pada bayi ASI akan terus berlangsung hingga ia berusia 6 bulan atau masa ASI eksklusif terlewati. Begitu bayi ASI mendapatkan MPASI di usia 6 bulan ke atas, konsistensi dari tinja bayi dan pola BABnya akan bervariasi dan ditentukan dari asupan makanan yang masuk.

Yuk kenali warna-warni tinja bayi ASI

Bukan hanya pola BAB dari bayi ASI yang dipertanyakan. Warna dari tinja bayi yang berwarna warni seringkali juga membingungkan dan membuat banyak ayah ibu ragu dan khawatir akan bayinya. Agar tidak tersesat di jalan, mari kita kenali bersama warna dari tinja bayi ASI.

Hitam lengket dan seperti aspal. Tinja ini disebut mekonium yang akan keluar saat BAB pertama bayi baru lahir.

Kuning kehijauan atau kuning kecoklatan. Lunak seperti bubur. Kadang seperti berbiji. Begitu ASI matang keluar (ASI yang keluar setelah kolostrum, sekitar hari ke-4 pasca bayi lahir), maka tinja bayi akan berwarna kekuningan. Warna kuning ini disebabkan oleh bilirubin yang tak terpakai.

Kuning dan sedikit warna merah darah. Jika sesekali terjadi, maka hal ini bukanlah sebuah alarm. Perhatikan apakah puting payudara mengalami lecet atau anus bayi terluka ataupun bayi mengalami sembelit. Apabila selalu dan sering ditemukan darah dalam tinja, maka konsultasikan pada dokter.

Tinja berwarna hitam dan keras padat diiringi sembelit.
Umumnya disebabkan pemberian suplemen zat besi yang jelas tidak diperlukan oleh bayi ASI. Zat besi dalam ASI lebih mudah diserap oleh tubuh dan jumlahnya cukup untuk bayi. Sehingga pemberian suplemen zat besi tidak dibutuhkan untuk bayi ASI.

Kehijauan. Umumnya disebabkan oleh makanan yang ibu konsumsi. Dapat juga disebabkan oleh asupan ASI yang tidak seimbang, yaitu bayi relatif hanya mendapatkan asupan ASI awal (foremilk) daripada ASI akhir (hindmilk). Terutama jika tinja bayi sering sekali berwarna hijau. Karena itu berikan ASI di satu payudara hingga bayi selesai menyusu ataupun payudara terasa kosong.

Dengan memahami pola BAB dan karakteristik dari tinja bayi, berbagai keraguan dan ketakutan yang ada dalam pemberian ASI eksklusif dapat kita hindari dan ibu menjadi tenang. Semakin ibu tenang dalam memberikan ASI eksklusif, semakin lancar juga hormon oksitosin bekerja untuk memproduksi ASI. Gimana ?! Gak ragu lagi kan ?!

Selamat menyusui !

Sumber tulisan: http://lsoraya.multiply.com

Bila informasi ini bermanfaat, share informasi ini melalui FB atau twitter. Tekan tombol ini untuk berbagi informasi
  • Facebook
  • Twitter

32 Comments »

  • ny said:

    dok,bayi saya umur 10 bln msh ASI,tanpa tambahan susu formula. smenjak bayi sy umur 4 bln kok BAB nya jd jarang lebih dr 1 mgg se kali, BAB nya jg mesti di bantu microlak(soalnya konsistensinya keras)…klu ga pake itu kasian ga bakal bisa keluar, ga tega liat dia ngejan sampai nangis2…pertamanya sih saya mikir apa gara2 saya ikut pil KB? tp bukan gara2 itu kan dok?
    knp yah dok?

  • Sugeng Purwantoro said:

    Mau nanya, saya punya balita berumur 9 Bulan, belakangan ini pipisnya kok keseringan yah bisa-bisa dalam 1 hari mencapai 15 kali – 20 kali…sehingga kita kelabakan dalam menukar popok. Yang mau ditanyakan kenapa dengan bayi kami? apa ada kelainan atau tidak?
    Sebagai informasi bayi kami saat ini ASI dengan ditambah makanan tambahan nasi TIM.

  • reni martyani said:

    dok,bayi saya sejak usia satu bulan sampai skrng brusia 4bln sangat susah BAB….bayi saya minum ASI dan susu formula..biasanya sampai 7hari baru BAB…kadang sampai harus saya bawa k dokter….menurut dokter mungkin dia alergi dari mknan yg saya makan….tp sudah saya coba dari 5 jenis makanan yg bisa mnyebabkan alergi itu tetap tidak brpengaruh dan akhirnya skrng bayi saya hanya saya beri ASI tetapi bayi saya tetap susah BAB….yang mau saya tanyakan apakah itu normal dan apa yang harus saya lakukan…? terimakasih….

  • sri yuliana said:

    dok, bayi saya berumur 5 bulan, BAB anak saya selalu berbentuk bubur & terakhir2 ini BAB nya jadi keseringan (bisa mencapai 7 – 8 kali / perhari). kondisi anak saya diberikan ASI hanya sebulan pas. sekarang dia konsumsi susu ISOMIL, sebelumnya dari RS di kasih BMT-Morinaga, 3 hari pertama kepulangan dari RS feses dari anak saya cantik ( tidak berbentuk bubur & tidak terlalu keras ) tetapi setelah pulang dari Rs saya langsung memberinya ASI dan mulai dari sana lah fesesnya tidak pernah kembali seperti semula , (sebelumnya paling hanya 5 kali/ hari).
    kondisi lahir 2,6 kg sekarang 5,8 kg, apakah kondisi berat badannya normal?

  • diana said:

    dok,anak saya masuk 3 bln tgl 9 jan,sdh 3 hr ini BAbnya sehari 4-5 kl.sebelumnya sehari 1 kali dan skrg BABny sedikit dan agak encer tp msh ada yg berbntuk sepert biji.sejak usia 2 minggu dia minum ASI dicampur susu formula.berat lahir 3,4 terakhir ditimbang pas imunisasi pas dia 2 bln berat badanny 5,8 imunisasi lagi tgl 9 ini.apakah anak saya baik-baik saja dok

  • erna said:

    Dok, mau tanya anak saya umurnay 8 bln 22 hari sejak mulai mengenal makanan padat BABnya jadi lebih sering normalnya 2 kali sehari tapi tiap bulan pasti ada beberapa hari dimana ia suka BAB sehari bisa 3-5 kali (feses dalam sehari bisa berbentuk padat, kental, kadang cair tapi berbiji warnanya juga bisa berubah-ubah dalam sehari dari kuning coklat, kuning kehijauan, apakah normal sehari BAB lebih dari 2 kali?dari bentuk dan warna apakah normal?
    Anak saya dari lahir susunya dicampur ASI dan Susu Formula BMT Platinum Morinaga karena ASI saya ga mencukupi.
    Sekarang Pola makannya jam 3 pagi susu 100 ml, jam 5 asi, jam 7 bubur susu, jam 9 susu 100ml, jam 10.30 buah, jam 12.00 bubur (wortel, tomat dan ikan/ayam), jam 14.00 susu 120ml, jam 16.30 bubur yang sama dengan makan siang, jam 18.00 susu 100 ml, jam 19.30 ASI, jam 21.00 susu 120ml.
    Terima kasih
    Mohon jawabannya

  • Asmah Lubis said:

    Dok , saya ingin bertanya .anak saya umur 5 bulan .. BAB nya masih encer kuning ,, lengket .. sehari 2 kali . masih Asi Ekslusif .
    berat badan anak saya 5.3 kg . dan lahir 3.2 Kg ,,
    Kenapa BAB anak saya masih encer dan normalkah ? bagaimana dengan berat badannya ? Dan apa yang harus saya lakukan ?

    Terima kasih
    Mohon Jawabannya ,,

  • nie said:

    Dok, saya ingin bertanya. anak saya 5 hari lagi genap 6 bulan. sejak umur 5 bulan sudah diberi MP-ASI. Minumnya ASI dan Sufornya Bebelac FL. waktu awal diberi MP-ASI BAB nya 2-3 hari sekali bentuknya kental.1 minggu yang lalu terkena diare dan sudah diberi obat oleh dokter. tapi sampai sekarang BAB anak saya masih 3-4 kali sehari, warnanya kadang kuning kadang hijau, tidak encer tapi tidak sekental seperti awal diberi MP-ASI. Apakah anak saya masih terkena diare? Berapa kali normalnya frekuensi BAB untuk bayi 6 bulan?
    Terima kasih

  • novia said:

    dok,mau tanya bayi saya umur 3 bln ,minum asi dan susu formula,karena saya tinggal kerja.BAB nya kok sehari kdg 2-3x,warna kuning kehijauan..kdg 1x,kdg gak.normal gak ya ?Apakah kalo ibu makan pedas mempengaruhi BAB bayinya?mohon penjelasan.mksh

  • katik said:

    dok. mau nanya bayi saya umurnya 5 bln, diah udah di kasih susu formula karena asi ibunya kurang, tapi beberapa hari ini bab nya keras, apa susu formulanya kental dapat menyebabkan BAB keras….mhn penjelasan mks.

  • Cooker Hoods said:

    “`. i always thought that a blog topic about this one would be particulary interesting .~;

  • Erna Apri said:

    Dok mau tanya bayi saya umur 4 bulan asi + Susu Formula sudah seminggu ini belum BAB normalkah keadaan ini berat bayi saya 8.5 kg

  • Erna Apri said:

    5 bulan apakah sudah boleh makan berat 8.5 kg tinggi 70 cm

  • tia said:

    dok mau tanya, bayi saya berumur 3 bulan saya kasih asi dan susu formula, tapi frekuensi pemberian sufor nya hanya 1-2 kali saja, selebihnya banyak diberikan asi, tapi kenapa ko BAB nya suka jarang, bisa sampe 4-8 hari, sekarang aja uda hampir 9 hari belum BAB, tapi bayinya tidak rewel, saya yang jadi khawatir, apa kondisi seperti ini normal ya dok??? karena yang saya pernah dengar dan baca bayiapabila diberikan sufor harusnya frekuensi BAB nya setiap hari. bagaimana solusinya dok….. mohon penjelasannya thx…

  • andriana said:

    Doc..saya mo nanya nih?bayi saya umurny 11 hari..hari yg ke 10 ampe skrng kok dia blm bab y….penyebabby apaan & bagaimana cara mengatasinya..makasih doc…o ya bayi saya mnm asi + susu formula

  • increase-views said:

    bayidananak.com is this what i need, thanks

    buy youtube views

  • birthday cards said:

    I agree with your Serba serbi seputar Buang Air Besar (BAB) pada Bayi ASI | bayi dan anak, good post.

  • maya said:

    Dok,anak saya 2.5 bulan.asi 90 persen sisanya sufor…sudah 8 hari tidak bab…apakah wajar dok??anak tidk rewel..masimal berapa hari ya dok kalau gak bab…tq

  • maya said:

    Oiya dok..kalau asi diserap tubuh sarinya kenapa kalau dimicrolax keluar banyak sekali ya…

  • invest liberty reserve said:

    I’m not sure where you are getting your information, but great topic. I needs to spend some time learning much more or understanding more. Thanks for wonderful info I was looking for this Serba serbi seputar Buang Air Besar (BAB) pada Bayi ASI | bayi dan anak for my mission.

  • fatmawati said:

    Aswrwb. Dok sy mau nanya, anak sy umur 10 bln 16 hari dia ASI+MT(bubur tim) , 1 minggu ni BABx 2-3 kali sehari, encer dan warnax berbeda kadang kuning dan hijau , biasanya dia BABx selang 2 hari baru buang air besar.skrg dia lg aktif belajar berjalan pa karna dia kecapenaan? Shg dia keseringan BAB.

  • Devi said:

    Asw Wr Wb
    Dok, saya mau tanya anak saya sudah berumu 2bln lebih 8 hari waktu abis lahir sampe umau 2 bln BAB ya sering sekali dalam sehari. Akan Tetapi setelah memasuki 2 bln BAB ya jadi jarang 3hari sekali, bahkan sekarang sudah hari ke-5 belum BAB,sering buang angin. BAB ya kuning kayak Bubur/pasta. Saya masih berikan ASI eksklusif. Berat badan sekarang sudah 7kg lahir 3,7kg tinggi 48cm. Apakah ini masih Lazim dok,karena perutnya sering kembung. Terima kasih Dok.

  • ida said:

    dok,bayi sy 3 bln nt 23 feb. BAB 3 hari sekali tp kalo BAB bisa smp 3x. berat lahir 3,6kg sekarang 6.6 kg. kadang2 BAB kehijauan. bayi saya masih asi eksklusif. apakah itu masih normal ?

  • Malik Steenberg said:

    I simply want to say I am just new to blogging and certainly savored your web-site. More than likely I’m likely to bookmark your blog post . You surely come with exceptional stories. With thanks for sharing your website page.

  • Fauziah said:

    Dok, saya mau nanya usia bayi saya 3 bulan, sampai sekarang masih terus ASI belum ada campuran susu formula tapi 2 minggu terakhir ini BAB 7-8 kali sehari,bentuk warna kuning bebiji seperti selai, apakah hal tersebut normal dok.
    karena gara-gara dia seperti itu saya belum imunisasi BCG dan folio ke 2.
    Mohon infonya ya Dok.

  • Gita said:

    Ternyata seperti itu ya siklus BAB pada bayi.
    Terima kasih atas sharingnya.

  • yuni said:

    maaf dok, anak saya usia 4,5 th sejak usia 2 th sampai skrg kalo buang air besar susah, kadang buang air nesar sampai 5 hr , kadang kalo keluar lingkaran tinjanya bs mencapai 4 cm gmn dok sarannya

  • Rita said:

    Dok saya mau tanya,
    Anak saya 15 Bulan, sudah hampir 3 minggu ini dalam sehari bisa BAB 5-6 kali. Kebanyakan setiap kentut pasti ada keluar “ee” nya, kadang hanya dikit dikit kadang banyak.
    Kadang saya lihat seperti ada lendir pada kotorannya.
    Kadang terlihat seperti mencret, tapi ada isi tidak encer.
    Tapi ank saya masih aktif tidak lemas. Tidak muntah juga.
    Hanya saja malas makan, susah banget, maunya hanya susu “sufor saja tidak asi”.
    Apakah wajar seperti itu dok ?
    Mohon info nya.

    Thx,
    Rita

  • dwi said:

    dok saya mau tanya???
    ank saya umur 5 bulan,,,dia susah bab,,kadang 3sampai 4hari baru bab,,,,saya harus gmn ea dok,,,mohon penjelasannya..???

  • ranti kirana said:

    dok,,saya mau tanya,,anak saya usia 2 bln,,asi full,,sejak menginjak usia 2 bln dia jd jarang buang air besar dok,,sebelum usia 2 bulan dia buang air besar bisa 5 sampai 10 kali sehari….hari ini pas menginjak 1 minggu anak saya tidak buang air besar,,cuma kentut ajh dok…apakah normal dengan kondisi seperti ini dok??mohon penjelasan nya…terima kasih

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.