<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bayi dan anak &#187; Menyimpan ASI</title>
	<atom:link href="http://bayidananak.com/tag/menyimpan-asi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bayidananak.com</link>
	<description>Informasi tentang bayi, anak dan parenting</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 May 2011 07:55:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Tips Praktis Memerah, Menyimpan, Memberikan ASI untuk Perempuan Bekerja</title>
		<link>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-praktis-memerah-menyimpan-memberikan-asi-untuk-perempuan-bekerja/</link>
		<comments>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-praktis-memerah-menyimpan-memberikan-asi-untuk-perempuan-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 05:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Memerah ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Menyimpan ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayidananak.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[Memberikan Air Susu Ibu (ASI) adalah obsesi utama bagi setiap perempuan yang telah dianugrahi anak. Namun, buat perempuan bekerja, memberikan ASI jelas membutuhkan perjuangan tersendiri. Pemicu utamanya adalah waktu bersama bayi yang terbatas. Jika tetap bersikukuh menghindarkan bayinya dari susu formula, perempuan karir jelas perlu mengetahui teknik-teknik memerah, menyimpan serta memberikan ASI yang tidak diberikan langsung dari payudara.
Berikut tips-tips praktis yang dapat dijadikan panduan ibu bekerja agar tetap dapat memberikan ASI pada bayinya kendati ia tak bisa terus menerus bersama anaknya.
Persiapan Dasar Sebelum Memerah Susu :
1. Pilih waktu dimana payudara ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-praktis-memerah-menyimpan-memberikan-asi-untuk-perempuan-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyimpan ASI Perah</title>
		<link>http://bayidananak.com/2010/06/13/menyimpan-asi-perah/</link>
		<comments>http://bayidananak.com/2010/06/13/menyimpan-asi-perah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 05:21:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Menyimpan ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayidananak.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Memerah dan menyimpan ASI memang menjadi solusi  tepat untuk ibu bekerja yang ingin tetap memberikan ASI untuk bayinya. Yuk,  kita cari tahu bagaimana cara yang tepat menyimpan ASI yang telah Anda   perah agar tetap baik diminum si kecil.

Wadah untuk  menampung ASI sebaiknya terbuat dari bahan yang mudah disterilkan,  seperti botol bertutup rapat yang terbuat dari plastik atau gelas yang  tahan panas.
Sebaiknya gunakan wadah yang volumenya sesuai  dengan kebutuhan bayi untuk sekali minum, misalnya 125 ml.
Bila  ASI tidak diberikan langsung, pastikan penampungan dan ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bayidananak.com/2010/06/13/menyimpan-asi-perah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyimpan ASI</title>
		<link>http://bayidananak.com/2010/06/13/cara-menyimpan-asi/</link>
		<comments>http://bayidananak.com/2010/06/13/cara-menyimpan-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 05:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Menyimpan ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayidananak.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Bingung bagaimana Cara menyimpan asi yang benar  sebaiknya bagi para ibu membaca sekilas Tips Cara  Menyimpan Asi Perah agar tidak terjadi sesuatu hal yg sifatnya  merugikan kesehatan sang anak. Memang banyak sebab mengapa asi perlu  disimpan salah satunya karena Ibu tidak dapat menyusui anak secara  langsung. Contoh sang ibu sedang jatuh sakit dan memerlukan istirahat,  bisa juga karena bayi telah dapat diberi makanan tambahan pelengkap  pendamping ASI. Selain itu penyebabnya seperti sang Ibu tidak dapat  bersama sang bayi dikarenakan harus bekerja diluar ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bayidananak.com/2010/06/13/cara-menyimpan-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menyusui dan Menyimpan Asi</title>
		<link>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-menyusui-dan-menyimpan-asi/</link>
		<comments>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-menyusui-dan-menyimpan-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 05:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan A]]></category>
		<category><![CDATA[Menyimpan ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayidananak.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[PENGETAHUAN dasar tentang menyusui dan menyimpan air susu ibu (ASI)  sangatlah dibutuhkan. Situs milik Departemen Kesehatan dan Pelayanan  Sosial Amerika Serikat, fda.gov/fdac/feature memberikan kiat agar  seorang ibu sukses menyusui. Selain itu, ada juga tip menyimpan ASI dari  dr anak Utami Roesli.
Sukses menyusui

Menyusui disarankan dimulai satu jam setelah melahirkan. Meskipun  belum mengeluarkan air susu, namun sudah bisa menghasilkan kolostrum  yang berfungsi sebagai antibodi bagi bayi.
Frekuensi menyusui bisa diberikan berdasarkan kebutuhan. Namun,  bayi yang baru lahir biasanya menyusu setiap dua jam sekali.
Berhati-hati terhadap kemungkinan infeksi ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-menyusui-dan-menyimpan-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Aman Menyimpan Asi Dari Kontaminasi</title>
		<link>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-aman-menyimpan-asi-dari-kontaminasi/</link>
		<comments>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-aman-menyimpan-asi-dari-kontaminasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 05:04:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Menyimpan ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayidananak.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Tak mudah untuk konsisten memberikan Air Susu Ibu pada bayi hingga  minimal enam bulan, bagi ibu pekerja. Tapi bukan tak mungkin. Memeras  dan menyimpan ASI adalah jalan keluarnya.  Hanya perlu diperhatikan  pencegahan kontaminasi, ASI harus ditangani dan disimpan dengan benar  sebelum diberikan ke bayi. The U.S. Centers for Disease Control and  Prevention menawarkan cara-cara berikut:

 Cuci tangan hingga  bersih sebelum memompa ASI
 Pastikan menyimpan susu di tempat  yang bersih dengan tutup yang rapat. Seperti botol atau termos yang  tutupnya kencang atau ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bayidananak.com/2010/06/13/tips-aman-menyimpan-asi-dari-kontaminasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

